AW Surveys

Minggu, 29 Maret 2009

::::9 Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif::::

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut…

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.
Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:

1. Hidup di saat ini.
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.

4. Jangan berdiam diri.
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus pada hal-hal positif.
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.

7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

10 karakteristik yang MENARIK dan DISUKAI banyak orang.

THIS IS KILLER! TRUST ME!
IMPLEMENT IT AND FEEL THE DIFFERENCE!...

ada karakteristik yang disukai semua orang... karakteristik ini berlaku secara general baik bagi pria maupun wanita...

saya tidak hanya akan menuliskan karakteristiknya saja, melainkan juga KEBALIKAN nya untuk menjaga CONTRAS keduanya.

here we go!

10 KARAKTERISTIK yang MENARIK dan DISUKAI banyak orang.

Pertama,
Good MOOD

Pernahkah kalian bertemu seseorang yang TAK PEDULI SEBERAPA FRUSTRASI nya dia, dia tetap menemukan CARA untuk TERSENYUM dan GEMBIRA?

seseorang yang berkata "yah emang susah sih... tapi BISA LAAA!!!"

atau

"wah ga tau nih bakal kayak gimana tapi BODO LA! Apapun yang terjadi tetep JALAN!"

atau

"WAH! HARI INI GUE DIPECAT! sedih sih... tapi seneng juga bisa cari kerjaan baru... entar malem ke X2 yu? lu yang traktir ya... gue kan pengangguran sekarang!"

hmm...

dan pernahkah kalian bertemu seseorang yang SEBERAPA BERUNTUNGNYA DIA tapi SELAAAAAALU SAJA MENGELUH?

seseorang yang berkata "HAAAAH! NAIK GAJI TAPI TETEP AJA GA CUKUP!" dan semacamnya...

seperti kalian tau, EMOSI itu MENULAR...

jika kalian dapat MEMANCARKAN emosi POSITIF seakan TIDAK ADA HAL APAPUN yang dapat MERENGGUT KEBAHAGIAAN kalian, maka WANITA akan lebih TERTARIK dengan kalian!

so BE HAPPY and STOP COMPLAINING!

Jadilah Pria yang SELALU melihat sisi POSITIF dari semua HAL NEGATIF yang ditemuinya.

Kedua,
TIDAK BERUSAHA MENGAMBIL SIMPATI orang lain...

Banyak orang Melakukan hal hebat!

tapi sayangnya mereka TERLALU BERLEBIHAN dalam "membanggakan" prestasi mereka!

orang yang INGIN MENDAPATKAN SIMPATI orang lain dengan MENONJOLKAN DIRI atau VALUE nya adalah JUSTRU orang yang TIDAK MENARIK.

Orang yang dapat MENAHAN "gejolak" untuk MEMAMERKAN prestasi mereka SEHEBAT APAPUN ITU dan MAMPU untuk "stay in control", adalah JUSTRU lebih menarik.

BE ATTRACTIVE but STAY LOW KEY.

Ketiga,
TIDAK BERUSAHA untuk SELALU memberikan PENDAPAT terhadap SEMUA masalah orang lain.

Ini adalah HAL yang vital!

kebanyakan orang mempunyai pikiran yang salah...

jika TEMAN kalian menceritakan MASALAH mereka atau CURHAT, itu bukan berarti mereka MEMINTA PENDAPAT KALIAN, itu berarti mereka INGIN merasakan EMPATI atau RASA PEDULI kalian!

kebanyakan orang jika mendengarkan orang lain menceritakan masalah mereka, maka DENGAN SEGERA orang tersebut berkata:

"WAH SEHARUSNYA BEGINI!"

atau

"WAH SALAH TUH! YANG BENER BEGINI"

dan SUDAH DAPAT DITEBAK bahwa orang yang menceritakan masalah mereka akan diam merasa TIDAK NYAMAN...

Jika ada teman kalian atau WANITA menceritakan masalahnya kepada kalian, tunjukanlah empati dan rasa peduli kalian kepadanya dan jangan LANGSUNG memberikan PENDAPAT KALIAN!

tunggu sampai dia BERTANYA, barulah kalian berikan pendapat kalian!

Rabu, 25 Maret 2009

Segala sesuatu indah pada waktunya....

SUATU KETIKA KITA MEMINTA PADA TUHAN...
TUHAN, BERIKAN AKU LANGIT YANG CERAH...
TETAPI YANG DIA BERIKAN...
AWAN GELAP DISAMBUT HUJAN....

KETIKA KITA MEMINTA....
TUHAN BERIKAN AKU BURUNG KECIL TUK DENDANGKAN LAGU....
TETAPI YANG DIA BERI....
ULAT KECIL DIAM NAN MEMBISU...

KITA PUN MERASA KECEWA, PUTUS ASA, SEAKAN TIADA ASA YANG TERSISA...

TETAPI SEGALANYA BERUBAH....
HUJAN PUN BERGANTI DAN...
RANGKAIAN WARNA BERSAMBUT DALAM PELANGI...

TUHAN PUNYA RENCANA...

ULAT KECIL PUN TUMBUH DAN...

MENJADI KUPU - KUPU YANG ANGGUN KEPAKKAN SAYAPNYA....

SUNGGUH TUHAN PUNYA RENCANA...

KETIKA MELIHAT BETAPA INDAHNYA ALAM INI...
BETAPA SYAHDU NYA KEHIDUPAN INI....
KITA PUN BERGUMAM

"SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTUNYA"

KETIKA KITA TELAH BERUSAHA SEKUAT TENAGA TUK RAIH YANG KITA DAMBA...
KETIKA KITA BERUSAHA KERAS MENDAPATKAN JABATAN DI PERUSAHAAN...
KETIKA KITA BERUPAYA MENDAPATKAN NILAI A DI TIAP PELAJARAN...
KETIKA KITA BERJUANG TUK DAPATKAN CINTA SEORANG WANITA...

KETIKA KITA TELAH BERDOA DAN MEMINTA PADA-NYA...
NAMUN KERAP KALI APA YANG DIA BERIKAN TAK SEPERTI YANG KITA PINTA...

DAN KITA PUN MARAH PADA-NYA... MENGAPA!!!!!
AKU SUDAH MENGORBANKAN RAGAKU TUHAN!!!!
BATINKU TUHAN!!!!
BAHKAN AKU TELAH MEMINTANYA PADAMU TUHAN!!!!!

TETAPI RENUNGKANLAH...

"SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTUNYA"

MUNGKIN APA YANG KITA DAMBAKAN BUKAN LAH YANG TERBAIK UNTUK KITA SAAT INI...
MUNGKIN JABATAN ITU BUKANLAH YANG TERBAIK UNTUK KITA KINI...
MUNKIN NILAI A DI SETIAP PELAJARAN BUKANLAH YANG TERBAIK UNTUK KITA KINI...
MUNGKIN WANITA ITU BUKANLAH YANG TERBAIK UNTUK KITA KINI...

KARENA TUHAN SELALU PUNYA RENCANA...
DAN RENCANA-NYA BUKANLAH RENCANA KITA...
TETAPI RENCANA TERSEBUT TERBAIK BAGI KITA...

SEBAB

"SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTUNYA"

MAKA AMBILLAH SEJUMPUT ASA TERSEBUT DAN KEMBALILAH MELANGKAH....

KARENA TUHAN LAH SANG ADIL...
DAN IA TAKKAN BERPALING DARI UMAT-NYA...

Selasa, 24 Maret 2009

Kekasih STANDARD Vs Kekasih SEJATI

Kekasih standard selalu ingat senyum diwajahmu
Kekasih sejati juga mengingat wajahmu waktu sedih
Kekasih standard akan membawamu makan makanan yang
enak-enak
Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang
kamu suka
Kekasih standard setiap detik selalu menunggu
telpon dari kamu
Kekasih sejati setiap detik selalu teringat ingin
menelponmu
Kekasih standard selalu mendoakan mu kebahagiaan
Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan
Kekasih standard mengharapkan kamu berubah demi dia
Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk
kamu
Kekasih standard paling sebal kamu menelpon waktu
dia tidur
Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang
kamu baru telpon?
Kekasih standard akan mencarimu untuk membahas
kesulitanmu
Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan
kesulitanmu
Kekasih standard selalu bertanya mengapa kamu
selalu membuatnya sedih?
Kekasih sejati akan selalu mananyakan diri sendiri
mengapa membuat kamu sedih?
Kekasih standard selalu memikirkan penyebab perpisahan
Kekasih sejati memecahkan penyebab perpisahan
Kekasih standard bisa melihat semua yang telah dia
korbankan untukmu
Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu
korbankan untuknya
Kekasih standard berpikir bahwa pertengkaran
adalah akhir dari segalanya
Kekasih sejati berpikir, jika tidak pernah
bertengkar tidak bisa disebut cinta sejati
Kekasih standard selalu ingin kamu disampingnya
menemaninya selamanya
Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa
disampingmu menemanimu
kekasih standard selalu berusaha menjanjikanmu
yang selama ini kau impikan
kekasih sejati akan berhati-hati dalam berjanji
karena dia tidak ingin kau kecewa
kekasih standard akan membahas semuanya denganmu
kekasih sejati tidak ingin kau memikirkan
apa-apa,dia sudah menyiapkan semuanya untukmu
kekasih standard akan merindukanmu ketika kau jauh
kekasih sejati akan tetap merindukanmu bahkan
ketika kau didekatnya

kaskuser yg mn nih? :p

10 kunci kebijaksanaan cinta

Ketika seseorang berfikir
tentang
"cinta", seorang bijak justru menemukan
10 kunci kebijaksanaan cinta dalam
kehidupannya. Ia berpesan, "Jangan
pernah kamu melupakan kesepuluh kunci
ini ketika kamu mulai berfikir untuk
mencintai seseorang",


1. Sangatlah menyakitkan mencintai
seseorang, tetapi ia tidak mencintai
kita. Namun lebih menyakitkan bila
mencintai tetapi tidak memiliki
keberanian untuk menyatakannya.

2. Hanya perlu satu menit untuk
menghancurkan seseorang karena cinta,
satu jam untuk menyukai seseorang atau
satu hari untuk mencintainya. Tetapi
membutuhkan waktu seumur hidup untuk
memulihkan luka-luka karena cinta.
Melupakan bukan selalu berarti
memaafkan. Maka jangan pernah lari dari
kenyataan cinta.

3. Mungkin Tuhan menginginkan kita
untuk bertemu dengan orang yang tidak
tepat sebelum kita menemukan orang yang
tepat. Supaya ketika kita bertemu
dengan
orang yang tepat kita akan sadar betapa
berharganya anugerah itu.

4. Cinta adalah ketika kamu
menerima seluruh kelemahan kekasihmu,
memeluknya sambil berkata "apapun yang
terjadi aku tetap mencintai kelemahan
mu" dan selalu ada air mata yang
menyertai "Aku Cinta Padamu".

5. Benarlah bahwa kita tidak tahu
apa yang kita dapatkan sampai kita
kehilangan itu, Tetapi benar juga bahwa
kita tidak tahu apa yang hilang sampai
itu ada. maka sadarlah yang terbaik
adalah yang Tuhan berikan bagi kita.

6. Janganlah mengharapkan cinta
sebagai balasan, tunggulah sampai cinta
itu bertumbuh dalam hatinya,jika tidak
pastikan bahwa cinta itu tetap tumbuh
dalam hatimu. Cinta yang murni adalah
cinta yang hanya mengenal satu kata,
yaitu "Memberi"

7. Ada hal yang ingin kamu dengar
dari dia, tetapi dia diam seribu
bahasa,
walau demikian janganlah kamu menjadi
tuli ketika seseorang meneriakkan cinta
dihatimu.

8. Jangan pernah berkata "Selamat
tinggal" jika hatimu masih ingin
mencobanya, jangan menyerah ketika kamu
merasa masih dapat maju. Jangan pernah
berkata "Aku tidak mencintaimu lagi"
kalau kamu tidak dapat membiarkannya
pergi untuk selamanya.

9. Cinta datang kepada mereka yang
masih mempunyai harapan, walaupun 1001
kali mereka dikecewakan, kepada mereka
yang masih percaya meskipun mereka
telah
dikhianati, kepada mereka yang memiliki
keberanian untuk membangun kepercayaan
"sekali lagi" ketika kekecewaan itu
ada.

10. Permulaan cinta adalah
membiarkan mereka yang kita cinta
menjadi diri mereka sendiri, orang
berbahagia karena cinta tidak pernah
memiliki seluruh apa yang mereka
impikan, mereka hanya melakukan 1 hal
yaitu cinta yang cukup untuk menutup
kelemahan kekasih mereka .....(=^0^=)


hope be an inspiration 4 all

Semoga memberikan inspirasi bwt smua org

Perbedaan Suka Cinta n Sayang

Saat kau MENYUKAI seseorang, kau
ingin memilikinya untuk keegoisanmu
sendiri.

Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau
ingin sekali membuatnya bahagia dan
bukan untuk dirimu sendiri.

Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan
melakukan apapun untuk kebahagiaannya
walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

Saat kau menyukai seseorang dan berada
disisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"

Saat kau menyayangi seseorang dan
berada disisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"

Saat kau mencintai seseorang dan
berada disisinya maka kau akan
menggenggam erat tangannya...

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan
berkata "Sudahlah, jgn menangis."

SAYANG adalah saat ia menangis dan kau
akan menangis bersamanya.

CINTA adalah saat ia menangis dan kau
akan membiarkannya menangis dipundakmu
sambil berkata, "Mari kita selesaikan
masalah ini bersama-sama. "

SUKA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata,"Ia sangat cantik/tampan
dan menawan."

SAYANG adalah saat kau melihatnya kau
akan melihatnya dari hatimu dan bukan
matamu.

CINTA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata,"Buatku dia adalah
anugerah terindah yang pernah Tuhan
berikan padaku.."

Pada saat orang yang kau SUKA
menyakitimu,maka kau akan marah dan
tak mau lagi bicara padanya.

Pada saat orang yang kau SAYANG
menyakitimu,engkau akan menangis
untuknya.

Pada saat orang yang kau CINTAI
menyakitimu,kau akan berkata,"Tak apa
dia hanya tak tau apa yang dia
lakukan."

Pada saat kau suka padanya, kau akan
MEMAKSANYA untuk menyukaimu.

Pada saat kau sayang padanya, kau akan
MEMBIARKANNYA MEMILIH.

Pada saat kau cinta padanya, kau akan
selalu MENANTINYA dengan setia dan
tulus...

SUKA adalah kau akan menemaninya bila
itu menguntungkan.

SAYANG adalah kau akan menemaninya di
saat dia membutuhkan.

CINTA adalah kau akan menemaninya tak
perduli bagaimana pun keadaanmu.

SUKA adalah hal yang menuntut.

SAYANG adalah hal memberi dan menerima.

CINTA adalah hal yang memberi dengan rela

tq 4 audy

moga2 ja bs jd inspirasi ^^

TIPS untuk Hidup lebih baik :

1. Berjalanlah 10-30 menit setiap hari. Dan saat berjalan, tersenyumlah. Itu adalah kunci anti depresi yang paling baik.

2. Duduk dan merefleksikan diri dalam keheningan minimal 10 menit setiap hari.

3. Jangan tidur larut malam.

4. Ketika bangun di pagi hari, lengkapi dan ucapkan pernyataan ini ' tujuan saya hari ini adalah .......…'

5. Hidup dengan 3 hal : energi, antusias, dan empati.

6. Bacalah buku lebih banyak dari tahun ke tahun.

7. Ambillah waktu untuk berdoa, berlatih meditasi, yoga, dan tai chi . Hal-hal tersebut memberikan kita energi setiap hari dalam kehidupan kita yang sibuk.

8. Sering luangkan waktu bersama orang-orang yang berusia diatas 70 tahun dan dibawah 6 tahun..

9. Bermimpilah bahkan ketika kamu sudah terbangun. Mimpi diikuti kerja keras dapat menjadi kenyataan.

10. Lebih banyak makan makanan yang tumbuh pada pohon dan tanaman , kurangi makanmakanan yang dihasilkan di pabrik.

11. Minum banyak air putih..

12. Buatlah sedikitnya 3 orang tertawa setiap hari.

13. Bersihkan kekacauan di rumah-mu, mobil-mu, meja-mu dan biarkan energi baru mengalir didalam hidup-mu.

14. Jangan buang energi-mu yang berharga untuk gosip, memikirkan hal-hal dimasa lampau,pemikiran yang negatif atau hal-hal yang tidak bisa kau kendalikan. Sebaliknya, investasikan energi-mu di masa sekarang dengan penuh sikap positif.

15. Menyadari bahwa hidup adalah 'sekolah', dan kamu ada didalam hidup untuk belajar. Masalah adalah bagian sederhana yang muncul dan menghilang dalam kurikulum, seperti pelajaran matematika; tetapi yang kau pelajari akan berguna seumur hidup.

16. Tersenyum dan tertawa lebih banyak. Itu akan mengusir energi 'vampir' dalam dirimu.

17. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan membenci orang lain.

18. Jangan memperlakukan dirimu terlalu serius. Tak seorangpun mau memperlakukan dirinya terlalu serius.

19. Kau tidak harus menang dalam setiap perdebatan, yang ada hanya setuju menjadi tidak setuju dan sebaliknya.

20. Berdamailah dengan masa lalu-mu sehingga hal itu tidak merusak masa sekarang.

21. Jangan bandingkan hidupmu dengan hidup orang lain. Kamupun juga tidak tahu perjalanan hidup mereka seperti apa.

22. Tak seorangpun bertanggung jawab terhadap kebahagiaanmu ,kecuali dirimu sendiri.

23. Apa yang orang lain pikirkan tentangmu bukan-lah urusanmu.

24. Sejelek atau sebaik apapun sebuah keadaan, itu akan berubah.

25. Pekerjaan tidak akan merawatmu ketika kamu sakit. Teman-lah yang bisa merawatmu. Tetaplah menjalin hubungan baik dengan teman-temanmu.

26. Bebaskan dirimu dari segala sesuatu yang tidak berguna, buruk dan menyedihkan.

27. Cemburu dan tamak membuang-buang waktu. Kamu sudah memiliki semua yang kamu butuhkan.

28. Apapun yang kamu rasakan; bangun, berpakaian dan tunjukkan dirimu.

29. Sering menelpon dan bertemu dengan keluargamu. Bahkan hanya menulis email atau sms "Hi, aku memikirkanmu"

30. Setiap malam sebelum pergi tidur, lengkapi dan ucapkan kalimat berikut "Saya bersyukur untuk…… Hari ini saya dapat melakukan ……"

31. Ingatlah bahwa kamu sangat diberkati sehingga tidak pantas untuk dirimu menjadi stress.

32. Nikmatilah perjalanan hidup ini. Ingatlah ini bukan dunia Disney dan tentu saja kamu tidak menginginkan hidup ini cepat berlalu. Perjalanan hidupmu hanya sekali, jadi pergunakanlah dengan baik-baik dan maksimal, nikmatilah perjalanannya.

semoga masalahmu berkurang, semoga berkatmu bertambah

Renungan Sejenak

Jika kamu memancing ikan,
Setelah ikan itu terlekat di mata kail,hendaklah kamu mengambil ikan itu.
Janganlah sesekali kamu melepaskannya kembali ke dalam air begitu saja.
Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan
menderita selagi ia masih hidup.
Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang.
Setelah ia mulai menyayangimu,hendaklah kmu menjaga hatinya.
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja.
Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak akan dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu.


Jika kamu menadah air,biarlah mendapat sedapatnya,jangan terlalu mengharap pada kedalaman lengkungannya dan janganlah menganggap wadah itu begitu kokoh, cukuplah menadah sesuai kebutuhanmu.
Apabila wadah itu sekali retak tentu sukar bagi kamu untuk menambalnya kembali menjadi seperti semula.
Akhirnya kamu akan membuangnya.
Sedangkan jika kamu mencoba memperbaikinya, mungkin kamu masih dapat mempergunakannya lagi.
Begitu juga jika kmu memiliki seseorang,terimalah seadanya.
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan
janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa.
Anggaplah dia manusia biasa.
Bila tidak,apabila sekali dia melakukan kesilapan,tidak mudah bagi kmu untuk menerimanya.
Akhirnya kmu akan kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya,boleh jadi hubunganmu akan terus hingga ke akhir hayat.


Jika kamu telah memiliki sepiring nasi punyamu, pastilah yang terbaik u/ dirimu.
Mengenyangkan dan berkhasiat.
Mengapa kamu lengah,mencoba mencari makanan yang lain?
Terlalu ingin mengejar kelezatan kelak,nasi itu akan basi dan kamu tdk blh memakannya, dan kamu akan menyesal.
Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang kekasih.
Kekasihmu itu pasti membawa kebaikan kpd dirimu.
Menyayangimu dan mengasihimu.
Mengapa kamu berlengah,coba membandingkannya dgn yg lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak,kmu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain,
Dan kamu juga yang akan menyesal!

Senin, 23 Maret 2009

♥♥♥ Katakan Cinta Sebelum Terlambat ♥♥♥ ke 2

I LOVE YOU

Aku mempunyai seorang pacar yang tumbuh besar bersamaku.
Namanya Jin.

Aku selalu menganggapnya sebagai seorang teman, sampai tahun lalu ketika kami bersama-sama camping dalam suatu kegiatan pramuka. Aku menyadari bahwa aku telah jatuh cinta dengannya. Sebelum camp itu berakhir, aku mengambil langkah dan mengakui perasaanku kepadanya. Dan tidak lama kemudian, kami menjadi sepasang kekasih.

Tetapi kita mengasihi satu sama lain dengan cara yang berbeda.

Aku selalu memikirkan dirinya. Hanya dia yang ada dalam pikiranku. Tetapi dalam pikirannya, terdapat begitu banyak perempuan.
Bagiku, dia adalah satu-satunya. Namun bagi dia, mungkin aku hanyalah seorang wanita biasa...

"Jin, kamu mau pergi nonton bioskop?" Aku bertanya.
"Aku ngga bisa."
"Kenapa? Kamu harus belajar ya di rumah?" Aku merasakan sedikit kekecewaan.
"Bukan... Aku mau pergi ketemuan sama teman..."

Dia selalu seperti itu. Baginya, aku hanyalah seorang 'pacar'. Kata 'cinta' hanya keluar dari mulutku. Sejak aku mengenalnya, aku tidak pernah mendengar dia berkata "Aku mencintaimu". Tidak pernah ada perayaan anniversary dalam hubungan kita. Bahkan mungkin dia sudah lupa dengan hari jadi kita.
Sejak hari pertama, dia tidak pernah mengucapkan "Aku cinta padamu". Ini terus berlanjut sampai 100 hari ... ... 200 hari....
Dan setiap kali dia mengantar aku pulang, sebelum kita berpisah, dia hanya memberikan aku sebuah boneka. Setiap hari... tidak pernah sekalipun lupa. Aku tidak tahu mengapa dia melakukan itu...

Kemudian pada satu hari, sebelum kita berpisah...

Aku: "Umm, Jin, aku ..."
Jin: "Apa? Jangan berhenti.. Katakan saja."
Aku: "AKu mencintaimu."
Jin: "... ... ... kamu... ... sudah, bawa saja boneka ini dan pulanglah."

Itulah bagaimana caranya menghiraukan kata-kata "Aku mencintaimu" dari mulutku dan memberikan sebuah boneka. Lalu dia menghilang, sepertinya berusaha lari dariku. Boneka yang aku terima darinya tiap hari, mengisi penuh kamarku.
Ada banyak....

Kemudian datang satu hari, hari ulang tahunku yang ke 15.
Ketika aku bangun di pagi hari, aku memikirkan sebuah pesta dengannya dan menunggu telpon darinya di dalam kamar.
Tetapi.... jam makan siang telah lewat, makan malam telah berlalu dan langit telah menjadi gelap ... Dia masih belum menelepon..
Lalu sekitar jam 2 pagi, dia tiba-tiba menelepon dan membangunkanku dari tidur. Dia mengatakan kepadaku untuk segera keluar dari rumah. Aku tetap merasakan kebahagiaan mendengarkan panggilannya dan segera lari ke luar rumah dengan gembira.

Aku: "Jin..."
Jin: "Ini ... ... ambillah."

Sekali lagi, dia memberikanku sebuah boneka kecil.

Aku: "Apa ini?"
Jin: "Aku belum kasih boneka ini kemarin. Jadi aku kasih sekarang. Aku pulang dulu ya... Bye..."
Aku: "Tunggu, tunggu! Kamu tahu hari ini hari apa?"
Jin: "Hari Ini? Huh?"

Aku merasa begitu sedih, aku pikir dia akan ingat hari ulang tahunku. Tapi ternyata tidak.
Ia berpaling dan berjalan seakan-akan tidak ada apa-apa. Lalu aku berteriak: "Tunggu ..."
Jin: "... ....Ada yang perlu kamu omongin?"
Aku: "Katakan! Katakan kalau kamu mencintaiku..."
Jin: "Apa?!"
Aku: "Katakanlah... ... ..."

Aku merasa begitu sedih, tertekan, dan kecewa. Dia hanya berucap kata-kata dingin lalu pergi.
"Aku ga mau bilang semudah itu kalau aku mencintai seseorang. Tapi kalau kamu benar-benar putus asa untuk mendengarkannya, ..carilah orang lain."
Itulah kata-kata dingin yang diucapkannya sebelum dia lari menjauh. Kakiku terasa kaku, seketika aku jatuh ke tanah.
Dia tidak mau mengatakannya semudah itu... bagaimana dia bisa seperti itu..... mungkin, mungkin dia bukan orang yang tepat buatku...

Sebulan telah berlalu, aku sendiri masih bersama dengannya dan pergi ke sekolah bersama-sama. Tapi apa yang membuat rasa sakitku muncul adalah... aku melihat dia berjalan dengan ... perempuan lain ... Dia sambil tersenyum di wajahnya, senyum yang tidak pernah ia tunjukkan padaku ...

Aku langsung berlari ke rumah dan melihat boneka-boneka di kamarku.. dan air mata menetes.. Mengapa dia memberikan ini semua kepadaku. Mungkin boneka boneka ini berasal dari beberapa teman perempuannya.
Dalam kemarahan yang mendalam, aku melemparkan boneka-boneka itu ke sekitarku.
Kemudian tiba-tiba telepon berdering. Ternyata itu telepon darinya. Dia mengatakan kepadaku untuk datang ke bus stop di luar rumah. Aku mencoba untuk menenangkan diri dan berjalan ke bus stop. Aku tetap mengingatkan diri bahwa aku akan melupakannya... bahwa ini semua akan segera berakhir..
Kemudian ia datang ke hadapanku, memegang sebuah boneka besar.

Jin: "Jo, aku pikir kamu tidak akan datang."
Aku tidak bisa membencinya. Aku mencoba berpura-pura bertingkah seperti biasa dan menganggap tidak ada yang terjadi.
Tapi ternyata, dia memegang sebuah boneka. Sama seperti biasanya.
Aku: "Aku tidak butuh itu lagi."
Jin: "Apa? ... ...Kenapa?"
Lalu aku mengambil boneka dari tangannya dan melemparkan boneka itu ke jalan.
Aku: "Aku tidak butuh boneka ini, aku tidak membutuhkannya lagi!! Aku tidak mau lagi melihat orang seperti dirimu!"
Aku mengatakan semuanya. Semua hal yang ada dalam pikiranku saat itu. Tapi tidak seperti biasanya, ia terlihat sangat terkejut. Matanya bergemetar.
"Maafkan aku.." Dia meminta maaf dalam suara yang kecil.
Kemudian ia berjalan untuk mengambil boneka yang aku lempar itu di jalanan.
Aku: "Bodoh kamu. Mengapa kamu mengambilnya? Buang saja boneka itu!"
Tapi ia tidak mendengarkan kata-kataku. Ia menghiraukanku dan tetap berjalan mengambil boneka itu.

TIN!!..TIN!!..TIN!!~
Dengan suara klakson yang kencang, sebuah truk melaju kencang kearahnya.

"Jin! Awas!! Pergi dari situ!!" Teriakku.. Tapi ia tidak mendengarkanku dan membungkuk untuk mengambil bonekanya.
"Jin!! Minggirlah!!"
TIIIINNN!!!!..
"Braakkk!!!"
Itulah bagaimana dia pergi dariku. Pergi tanpa membuka kedua matanya untuk mengucapkan kata-kata terakhirnya kepadaku.

Setelah hari itu, aku harus melewati hari-hariku dengan perasaan bersalah dan kesedihan akan kehilangan dirinya. Dan setelah melewati dua bulan seperti orang gila, aku mengambil boneka-bonekanya.
Boneka-boneka itu adalah satu-satunya peninggalan darinya untukku semenjak hari pertama kita berpacaran.
Lalu aku teringat hari-hari yang telah kuhabiskan dengannya dan mulai menghitung hari-hari dimana kita masih bersama-sama...
"Satu ... dua ... tiga ..." Itulah bagaimana aku mencoba menghitung semua boneka itu.
"Empat ratus delapan puluh empat ... empat ratus delapan puluh lima ..." Itu semua berakhir dengan 485 boneka.
Aku kemudian mulai menangis lagi, dengan boneka di tanganku. Aku memeluk erat-erat boneka itu, dan tiba-tiba...

"I love you ~, I love you ~" Aku terkejut dan menjatuhkan boneka itu.
"I...lo..ve..you?" Aku lalu mengambil boneka itu dan mencoba menekan perut boneka itu.
"I love you ~ I love you ~" Mustahil! Kemudian aku menekan semua perut boneka-boneka itu..
"I love you ~"
"I love you ~"
"I love you ~"
Kata-kata tersebut datang tanpa henti. I..love..you ...
Mengapa aku tidak menyadarinya. Di dalam hatinya selalu ada aku. Dia selalu berusaha melindungiku. Mengapa aku tidak menyadari bahwa dia mencintaiku seperti ini...
Aku mengambil boneka di bawah tempat tidurku dan menekan perutnya. Ini adalah boneka yang terakhir, boneka yang aku lempar di jalanan itu. Masih ada bercak darahnya di boneka itu.
Suara itu kemudian keluar dari boneka itu. Suara yang tidak pernah aku lupakan..

"Jo... Kamu tau hari ini hari apa? Kita telah saling jatuh cinta selama 486 hari. Kamu tahu, aku tidak bisa mengatakan aku mencintaimu....umm...itu semua karena aku malu untuk mengatakannya.
Kalau kamu mau memaafkanku dan mengambil boneka ini, aku berjanji akan mengatakan 'Aku mencintaimu' setiap hari.. setiap hari sampai aku mati Jo.. Aku mencintaimu..."

Air mata mengalir deras di wajahku.
Mengapa? Mengapa? Aku bertanya Tuhan.. Mengapa aku baru mengetahui ini semua sekarang?

Dia tidak berada di sisiku lagi.
Tetapi aku tahu kalau dia mencintaiku sampai detik terakhirnya..
Untuk itu... dan untuk alasan itu... ... ...menjadi pacuan semangat dalam hidupku..untuk terus berusaha dalam kehidupan yang indah ini.



“Every man is afraid of something. That's how you know he's in love with you; when he is afraid of losing you.”



Semoga postingan ini bermanfaat buat kalian semua..
Mengajari kita untuk mencintai sesama dan mengajari kita untuk berani mengutarakan "aku mencintaimu" selagi ada kesempatan



“Love is just a word until someone comes along and gives it meaning.”

> Katakanlah Cinta itu Sebelum terlambat <

Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit sementara sahabat2 mereka sedang asyik bercanda ria dengan kekasih mereka masing2.

Tina : “Duh, bosen banget. Gw jg mau punya pacar yg bisa berbagi waktu sama gw. “

Peter : “Kayak nya tinggal kita berdua doang deh yang jomblo. Cuma kita berdua aja yg ga punya pasangan.”

(keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)

Tina : “Kayaknya gw ada ide bagus nih. Kita adain permainan yuk? “

Peter : “Eh? Permainan apaan?”

Tina : “Enngg... Gampang sih permainannya, gw jdi pacar lu, dan lu jadi pacar gw, tapi hanya untuk 100 hari aja. Gimana? Mau ga? “

Peter : “ Oke... lagian gw jg ga ada rencana apa-apa buat bbrp bulan ke depan.”

Tina : “ Kok lu ga tlalu niat sih.. Semangat dong! Hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan2 kemana nih? “

Peter : “Gimana kalo kita nonton aja? Kalo gak salah film Seven Pounds lagi maen ya? Katanya bagus tuh”

Tina : “Oke deh.. Yuk kita pergi sekarang. Ntar pulang nonton, kita ke karaoke ya.. ajak adik kamu sama pacar nya, biar seru “

Peter : “Boleh juga. Double date nih.. “

(merekapun pergi menonton, berkaraoke dan Peter mengantar Tina pulang malam hari nya)


Hari ke 2 :
Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe yang remang2 dan alunan musik yg syahdu membawa hati mereka pada situasi yg romantis. Sebelum pulang Peter membelikan sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.

Hari ke 3:
Mereka pergi ke mall untuk mencari kado buat sahabatnya Peter. Setelah berkeliling mall, mereka memutuskan untuk membeli sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat, duduk di food court, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya.

Hari ke 7:
Bermain bowling bersama teman2 Peter. Tangan Tina sakit karena tidak terbiasa bermain bowling. Peter memijit2 tangan Tina dengan lembut.

Hari ke 25:
Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay. Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan seuara gelombang pantai. Sekali lagi, Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.

Hari ke 41:
Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yg timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yg terbaik. Peter terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahun.

Hari ke 67:
Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama, dan mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy untuk Tina, dan Tina membelikan Peter sebuah pulpen.

Hari ke 72:
Pergi ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negri China. Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya mengatakan “Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang.” Kemudian peramal itu meneteskan air mata.

Hari ke 84:
Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan, merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempaskan kaki mereka. matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.

Hari ke 99:
Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.

15.20 pm
Tina : “Aku haus. Istirahat dulu yuk sebentar.”

Peter : “Tunggu di sini, aku yang beli aja minumannya. Kamu mau minum apa? Aku teh botol aja ah.”

Tina : “Aku aja yg beli. Kamu kan capek udah nyetir keliling kota hari ini. Bentar ya”

Peter mengangguk. Kakinya memang pegal sekali karena dmn2 Jakarta selalu macet.

15.30pm
Peter sudah menunggu selama 10 menit dan Tina belum juga kembali. Tiba2 seseorang yg tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.

Peter : “Ada apa, Pak?”

Orang asing : “Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayak nya perempuan itu temanmu”

Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. Disana, di atas aspal yg panas terjemur terik matahari siang, tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya. Peter segera mengambil mobilnya dan melarikan Tina ke rumah sakit terdekat. Peter duduk diluar ruangan ICU selama 8 jam. Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.


23.53pm
Dokter : “Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yg terbaik, dia masih bernafas sekarang, tapi Yang Kuasa akan segera menjemputnya. Kami menemukan surat ini dalam kantongnya.”

Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan Peter segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai. Peter duduk disamping pembaringan Tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat.
Untuk pertama kali dalam hidupnya, ia merasakan torehan luka yg sangat dalam di hatinya. Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.


Dear Peter
Ke 100 hari kita sudah hampir berakhir...
Aku menikmati hari2 yg kulalui bersamamu
Walaupun kadang2 kamu jutek dan tidak bisa ditebak
tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku...
Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yg berharga dalam hidupku.
Aku menyesal tidak pernah berusaha mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya.
Sekarang aku tidak meminta apa2 hanya berharap kita bisa memperpanjang hari2 kebersamaan kita.
Sama seperti yg kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai, aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku.
Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada di sisiku seumur hidupku.
Peter, aku sangat sayang padamu


23.58 pm
Peter : “Tina, apakah kau tau harapan apa yg aku ucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Akupun berdoa adar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya.
Tina, kamu tidak bisa meninggalkanku! Hari yg kita lalui baru berjumlah 99 hari! Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama! Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku kesepian! Tina, aku sayang padamu....!!”

Jam dinding berdentang 12 kali..... Jantung Tina berhenti berdetak.
Hari itu adalah hari ke 100...



Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat.
Kau tidak akan pernah tau apa yg akan terjadi besok.
Kau tidak akan pernah tau siapa yg akan meninggalkanmu dan tidak pernah kembali lagi.

Sabtu, 21 Maret 2009

MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN DENGAN KETULUSAN


(Setulus Matahari)

(Epochtimes.co.id)

. Jika motif ketulusan kita ini adalah berharap mendapat balasan ketulusan dari orang lain, maka tindakan itu sendiri merupakan tindakan yang kurang tulus.


Ketulusan adalah sesuatu yang gemerlapan dan tembus pandang (transparan), dia tidak seharusnya mengandung unsur lain apa pun juga. Ketulusan juga merupakan semacam tindakan yang mulia.

Kebalikan dari ketulusan adalah kemunafikan
Karena suatu ketulusan, kadang bisa membuat keuntungan yang seharusnya kita peroleh berubah menjadi kerugian, walaupun demikian, ketulusan akan membuat lubuk hati kita yang terdalam mendapatkan suatu ketenteraman.

Sebaliknya, kepalsuan (kemunafikan), terkadang bisa membuat kita mendapatkan keuntungan atas kerugian orang lain, walaupun demikian, di dalam lubuk hati kita yang terdalam tidak akan bisa tenteram.

Ketulusan tidak perlu di gembar-gemborkan dengan orang lain
Jika orang lain bisa memahami ketulusan hati yang kita berikan, maka meskipun kita tidak mengatakannya, orang lain itu akan tahu. Jikalau orang lain tidak bisa memahami ketulusan hati kita, dan kita berusaha untuk menerangkan maka acapkali bisa membuat persoalan menjadi semakin runyam.

Kadang kala, kita tertipu oleh orang lain, saat itu kehidupan dengan gamblang akan memberitahukan kepada kita, “Apa dan bagaimana ketidak-tulusan itu.” Namun ia bukan hendak memberitahukan kita, “Harus mencampakkan ketulusan.”

Apa ketulusan itu?
Yang pertama adalah tidak menipu orang lain, yang kedua adalah jangan sampai ditipu oleh orang lain, jika kita bisa memegang kedua prinsip tersebut di atas, maka secara garis besar kita bisa menjadi seorang manusia yang mempunyai jiwa terbuka, berterus terang dan sekaligus penuh martabat.

Menjadi seorang manusia yang berhati tulus, kita akan merasakan sangat santai dalam jiwa dan raga, tak peduli apa pun yang terjadi. Dan seseorang yang munafik atau penuh dengan kepalsuan, dia acapkali akan merasakan kecapaian dalam batin, dipenuhi dengan kedengkian hati, selalu merasa tidak puas atas apa yang dimiliki.

Dengan selalu hidup dengan kesantaian hati, maka kita akan bisa terus-menerus dikelilingi oleh semacam suasana kegembiraan, dan dengan hidup yang kecapaian, kita akan terus-menerus diserang dan diselimuti oleh suasana hati yang kecewa, putus asa.

Ketulusan bagaikan air danau yang anggun berkilau. Tenteram, tidak mengejar nama dan kepentingan, dan indah. Kadang kala dia bisa mendapatkan serangan dari batu dan pasir, tetapi, dia akan mengandalkan kemampuannya untuk memurnikan diri sendiri, dan dengan cepat dia bisa membuat kotoran-kotoran itu mengendap, bisa tetap mempertahankan kecerahan wajahnya.

Seandainya saja, setiap orang di dunia ini masing-masing mau berusaha menjadi air danau yang anggun berkilau, dapat mempunyai sifat hati yang benar-benar tulus, tidak ego dan selalu berpikir demi orang lain, maka bisa kita bayangkan akan betapa indah dunia ini jadinya. (Mingxin.net/lin)

MENCABUT RUMPUT DALAM HATI




(Epochtimes.co.id)

Permintaan sang ayah sangatlah sederhana, akan tetapi telah membuat putra-putrinya mendapat manfaat seumur hidupnya.


Zente memiliki 3 orang anak, yang sulung bernama Gail, anak kedua bernama Gaolfu dan putri yang terkecil Gaini. Setiap hari dia menyuruh ketiga anaknya tersebut pergi ke kebun sayur untuk mencabut rumput.

Walaupun ketiga anak tersebut merasa sangat enggan, tapi semua anak-anak itu tahu tabiat ayahnya, oleh sebab itu setiap hari sepulang dari sekolah, mereka pergi juga ke kebun sayur untuk mencabut rumput sesuai dengan permintaan ayah mereka.

Pada awalnya, mereka saling menggerutu. Lambat laun anak-anak itu bukan hanya bisa mencabut rumput dan tidak lagi menggerutu, tetapi mereka telah belajar bagaimana untuk mengekang diri sendiri.

Sayur mayur yang ada di kebun tumbuh lebih subur karena rumputnya dicabuti. Dan anak-anak juga telah mencintai pekerjaan mencabut rumput.

Hingga pada suatu hari, Gail mengumumkan bahwa dia tidak bisa mencabut rumput di kebun sayur lagi, karena dia harus pergi belajar di universitas negeri. Sebelum pergi, Gail berkata, “Sayang sekali saya harus meninggalkan kebun sayur yang sangat indah ini.” Maka selanjutnya tinggal Gaolfu dan Gaini saja di kebun sayur itu.

Tidak lama setelah itu, giliran Gaolfu mengumumkan bahwa dia tidak bisa mencabut rumput di kebun sayur, karena dia juga akan pergi belajar di universitas kota lain.

Akhirnya tibalah giliran Gaini. Ketika Gaini akan pergi, dia merasa berat untuk meninggalkan kebun sayur tersebut. Dia bertanya pada ayahnya, “Selanjutnya siapa yang akan mencabut rumput di kebun sayur?”

Ayahnya menjawab, “Jangan kuatir, Ayah memiliki obat pembersih rumput.”
Dengan perasaan tidak mengerti, Gaini berkata kepada ayahnya, “Jika memang Ayah memiliki obat pembersih rumput, mengapa Ayah masih menyuruh kami bertiga menghabiskan waktu untuk mencabuti rumput?”

Zente tertawa dengan berlega hati: “Sekarang kalian tiga bersaudara sudah masuk ke universitas, jangan melupakan jasa dari mencabut rumput. Ketika mencabut rumput, kalian telah belajar bagaimana mengekang diri, bagaimana berbesar hati. Harus diketahui, rumput yang tumbuh dalam hati tidak bisa dicabut dengan obat pembersih rumput, rumput-rumput dalam hati itu harus mengandalkan tangan kita sendiri baru bisa dicabut!” (lin)

Jumat, 20 Maret 2009

SIKAP BERKENDARA SEPEDA




(Epochtimes.co.id)

Akhir minggu di London sangat cerah dan nyaman, jalan-jalan dengan mengendarai sepeda melewati satu persatu mobil di jalanan yang sedang macet, sungguh santai dan mengasyikkan, puas, bahkan ada semacam sedikit perasaan yang membuat saya melayang melebihi orang – orang di sekitar.

Tidak ingat lagi perasaan dulu ketika bersepeda di Beijing. Pada saat itu masyarakat yang bersepeda mencapai puluhan juta banyaknya. Tak peduli apakah cuaca cerah ataupun cuaca hujan, sepeda adalah alat transportasi satu – satunya bagi semua orang yang tidak punya pilihan lain. Meskipun saya merasa baik, juga tidak dapat membangkitkan rasa bangga yang saya akui tidak sepantasnya ini.

Namun di London alat transportasi utama selama sekian tahun ini adalah mobil, kereta bawah tanah (subway), atau taksi. Meskipun pengendara sepeda bertambah cukup mencolok beberapa tahun terakhir ini, namun di sepanjang perjalanan menuju kantor paling-paling saya hanya menjumpai puluhan sepeda saja.

Emosi memuncak
Dari rumah ke stasiun radio hanya berjarak 5 mil (8 km), tidak peduli kapan pun, setengah jam bersepeda santai saja sudah sampai. Sementara mobil pasti akan lebih cepat, namun begitu jalanan macet, maka tidak bisa diprediksi lagi. Jika saya naik taksi kadang kala 1,5 jam baru tiba.
Terjebak di tengah kemacetan panjang tidak berkutik, sulit untuk menghindari emosi yang memuncak. Satu setengah tahun pertama sebelum menyingkirkan mobil, saya sadar betul akan hal ini.

Di saat seperti ini jika ada orang yang melihat Anda bersepeda dengan santai, bebas tanpa hambatan, rasa tidak adil di dalam hati pada orang tersebut sangat mudah untuk dipahami. Mobilnya lebih besar dari sepeda Anda, menghabiskan uang lebih banyak daripada Anda, seharusnya ia mendapatkan keuntungan dari semua pengorbanan itu, namun sekarang semua keuntungan itu sirna sudah, maka dia akan cari gara-gara dengan Anda.

Buka jendela dan mengumpat
Hampir setiap hari saya selalu bertemu dengan orang yang membuka jendela mobilnya dan mengumpat, atau membunyikan klaksonnya. Bahkan jika ada kesempatan, ada yang mempercepat laju mobilnya dan menyerempet saya. Namun asalkan dia tidak terlalu jahat, terlalu kasar, terlalu berbahaya, saya masih dapat memperlakukan mereka yang patut dikasihani ini dengan lambaian tangan dan senyum melupakan masalah itu.

Pada akhirnya saya juga kadang kala mengemudikan mobil, sudah sepantasnya saya memahami perasaan orang kala itu. Lagi pula menurut suatu survei yang pernah saya lihat beberapa waktu lalu, sebanyak 66% pengemudi mobil setuju untuk mendukung orang bersepeda, meskipun para pengendara sepeda dapat membuat para pengemudi mobil agak terganggu.

Kekuatan menahan diri saat bersama
Pada saat mengendarai sepeda saya sudah memperhatikan, saat di jalanan ada sesama pengendara sepeda, umumnya pengendara akan mentaati peraturan, saling mengalah. Ketika lampu merah, juga akan menunggu dengan sabar, meskipun dari arah lain yang sedang lampu hijau tidak ada kendaraan, tetap akan berhenti menunggu.

Akan tetapi ketika hanya ada 1 atau 2 pengendara sepeda, maka akan sembarangan, dan bertindak sesuai keadaan. Kekuatan untuk menahan diri pada saat bersama-sama seperti ini sangat unik.

Di antara sesama ada semacam kesepakatan, sehingga merasa berkewajiban untuk berkelakuan tertib. Adalah mudah menerima cercaan dari pengemudi mobil, namun akan lebih sulit menerimanya jika sesama pengendara sepeda yang memandang dingin atau bahkan melontarkan sepatah kata himbauan yang tidak terlalu enak didengar.

Pengendara sepeda di London umumnya mempunyai prinsipnya masing-masing. Sebagian besar di antaranya akan berhenti jika lampu merah, namun ada juga sebagian yang tidak peduli apa pun, tidak peduli di persimpangan ada kendaraan yang lewat atau tidak, tetap saja ia akan menerjang terus.

Saya lebih berpihak pada yang berprinsip menengah. Sepengamatan saya jumlah mereka sekitar 20 – 30% dari keseluruhan pengendara sepeda. Di persimpangan yang ramai mereka akan berhenti, namun jika tidak ada bahaya, maka mereka akan menerobosnya.

Sekarang banyak persimpangan yang secara bersamaan lampu merah di keempat arahnya, agar para pejalan kaki aman saat menyeberang. Namun jika tidak ada pejalan kaki, lalu untuk apa menunggu sia-sia?

Strategi yang saya gunakan untuk situasi seperti ini adalah turun dari sepeda lalu menuntunnya sambil menyeberang, dengan demikian membuat saya lebih merasa tidak bersalah, sekaligus juga dapat menghemat waktu, namun saya jarang melihat orang lain mengikuti tindakan saya.

Pengakuan identitas
Saya meragukan hal ini adalah ulah dari semacam ‘politik identitas’. Begitu identitas kita ditetapkan sebagai seorang pengendara sepeda, dan bukannya pejalan kaki atau pengemudi mobil, maka tidak akan mudah lagi untuk mengubahnya.

Sebagian orang sepertinya telah terlanjur beranggapan bahwa jika mengendarai sepeda, maka aturan dalam mengendarai sepeda itu harus dipertahankan mati-matian. Namun untuk apa?

Kadang mengendarai sepeda, kadang berjalan kaki, kadang kala juga mengemudikan mobil, menggunakan kendaraan bermotor, itulah pola penggunaan alat transportasi masyarakat pada umumnya dalam kehidupan sehari-hari, sementara keunggulan dari sepeda hanyalah ‘praktis untuk naik dan turun’.

Saya menyadari bahwa banyak sekali pengemudi mobil di London pasti lebih senang berbagi pengakuan identitas yang agak rumit ini, karena saya sering sekali menjumpai pengemudi mobil yang dengan sopan, yang mau mengalah agar saya lebih dulu lewat ketika saya bersepeda. Saya pikir jika mereka turun dari tempat duduknya di mobil, di truk atau bahkan di bus besar, mereka kadang kala juga senang mengendarai sepeda.

Menurut penuturan, di London kini terdapat 40% orang yang memiliki sepeda untuk sewaktu-waktu dinaiki, dan menurut perkiraan dinas lalu lintas, kini orang yang keluar rumah bepergian setiap hari menggunakan sepeda telah mencapai 480,000 orang. (Hung Gang/BBC Chinese Network/lie)


KEPAKKAN SAYAP TERBANGLAH TINGGI



(Epochtimes.co.id)

Ada seorang ahli biologi ketika dia berjalan melewati sebuah peternakan di sebuah desa, dengan tidak sengaja dia melihat ada seekor anak elang yang hidup berbaur bersama dengan gerombolan anak ayam, melihat hal tersebut dia merasa sangat heran.


Dia lalu bertanya kepada pemilik peternakan, “Mengapa seekor elang yang sebenarnya adalah raja dari rumpun unggas, bisa hidup bersama dengan gerombolan ayam? Ini sulit dipercaya.”

Pemilik peternakan menjelaskan dengan berkata, “Karena saya setiap hari memberi dia makan dengan makanan ayam, menganggap dan melatih dia sebagai seekor ayam, membiarkan dia hidup sama persis dengan kehidupan ayam, maka burung elang tersebut tidak bisa terbang hingga sekarang. Segala tindak tanduknya sama persis dengan seekor ayam. Lama kelamaan, elang ini sudah menganggap dirinya adalah bagian dari gerombolan ayam-ayam itu, dan sudah bukan seekor elang lagi.”

Ahli biologi ini berkata, “Begitukah? Saya yakin watak hakiki itu tidak bisa berubah. Dia asalnya adalah seekor elang, seharusnya bisa segera terbang jika diajarkan terbang.”

Setelah ahli biologi dan pemilik peternakan melewati suatu perundingan, akhirnya pemilik setuju untuk mencoba mengajarkan elang itu untuk terbang.

Dia mengamati bagaimana ahli biologi itu perlahan-lahan meletakkan elang itu di atas lengannya, lalu berkata, “Kamu seharusnya terbang di atas langit yang biru, bukan berdiri di atas tanah, kepakkanlah sayapmu, terbanglah dengan gagah berani!”

Elang tersebut mendengarkan perkataan ini wajahnya penuh dengan keraguan, karena dia tidak bisa memahami perkataan dari ahli biologi tersebut. Ketika dia melihat gerombolan ayam sedang mematuk makanan di atas tanah, dia melompat turun dan berkumpul dengan mereka.

Ahli biologi ini tidak putusasa, dia membawa elang itu ke atas atap rumah untuk merangsang dia terbang. Dia berkata, “Sebenarnya dirimu adalah seekor elang, kamu bisa terbang, bentangkan sayapmu dan terbanglah ke atas langit biru!”

Elang itu memandang ke atas langit, lalu memandang ke tanah di bawah, dia merasa ketakutan terhadap dunia yang asing baginya dan status dirinya yang tidak jelas. Ketika dia melihat bayangan dari gerombolan ayam-ayam itu, di melompat turun ke tanah lagi ikut serta dengan mereka mematuk makanan di atas tanah.

Hingga hari yang ketiga, ahli biologi tersebut masih tetap tidak berputus asa, dia sengaja bangun sangat pagi, membawa burung elang ini ke atas gunung. Raja unggas ini dia angkat tinggi di atas kepalanya, sekali lagi dengan nada yang penuh dengan keyakinan dia berkata, “Kamu benar-benar adalah seekor elang, kamu pemilik langit yang biru ini bukan pemilik kandang ayam yang kecil itu, bentangkan sayapmu kepakkan dan terbanglah dengan gagah berani!”

Elang itu menengok ke tanah pertanian yang berada di kejauhan, lalu melihat ke atas langit. Ragu-ragu untuk sejenak, tetapi masih tetap tidak mau terbang.

Ahli biologi itu sekali lagi menjunjung tinggi elang itu ke arah matahari. Selanjutnya kemukjizatan terjadi! Tubuh elang itu mulai bergemetaran, lalu perlahan-lahan elang itu membentangkan sayapnya. Akhirnya, elang itu memekikkan suara kemenangan, mengepakkan sayap terbang menembus ke langit biru.

Inspirasi dari cerita ini
Elang di dalam cerita ini karena dia berbaur dan dibesarkan di dalam gerombolan ayam sehingga nalurinya telah pudar, dan ketika dia melepaskan diri dari lingkungan itu kembali ke jati dirinya yang sebenarnya, bersamaan juga telah memulihkan nalurinya untuk terbang ke atas langit.

Kita manusia juga sama, berasal dari watak hakiki yang murni tanpa cacat, juga memiliki kemampuan terpendam tanpa batas. Tapi sering kali karena kerumitan dalam masyarakat, tak terasa terpengaruh oleh apa yang terus-menerus dilihat dan didengar, demi mendapatkan keuntungan untuk mempertahankan hidup telah memendam watak hakiki yang sesungguhnya dan yang tadinya arif dan bijaksana.

Jika kita bisa mencampakkan hasrat keinginan yang berlebihan, melompat keluar dari gangguan-gangguan terhadap hati kita, maka kita akan bisa melihat jelas diri kita dan kembali ke jati diri kita yang asli, dengan demikian akan hidup lebih bebas dan tak terikat. (The Epoch Times/lin)

Belajar Goblok Dari Bob Sadino


Pasti Anda bingung dengan judulnya, ‘goblok’ kok dipelajari! Awalnya saya juga bingung, tapi setelah bertemu langsung dengan Om Bob (pangilan akrab Bob Sadino), baru percaya bahwa statement itu benar.
Bob Sadino terkenal dengan pengusaha yang 'Nyleneh' gaya dan pola pikirnya. Sejak dari jaman Soeharto, dia terkenal dengan 'kostumnya' yang selalu bercelana pendek. Begitulah cara Om Bob bertemu dengan semua presiden negeri ini.

Di kediamannya di kawasan Lebak Bulus sebesar 2 hektar, dia membuat kami pusing dengan statement-statementnya yang super Nyleneh. Misalnya dia tanya,"Menurutmu kebanyakan orang bisnis cari apa Jay?" Spontan kita jawab,"Cari untung om!" Kemudian Om Bob balik menjawab,"Kalo saya cari rugi!" Dia menjelaskan, kalo bisnis cari untung, apa selamanya untung? Sama juga kalo bisnis cari rugi, apa selamanya rugi? Maknanya adalah, rugi tak perlu ditakuti. Bahkan karyawan Kemchicks (pabrik daging olahan) dan Kemfarms (exportir sayur dan buah) diijinkan untuk berbuat salah. Sampai-sampai ada karyawan yang pernah membuat kerugian US$ 5 juta dan masih bekerja sampai sekarang.

Goblok atau Pintar?

Trus apa maknanya belajar ’Goblok’? Bukankah banyak orang pandai tapi tak berhasil dalam usaha atau bahkan melangkahpun tak berani. Om Bob bilang, kalo orang ’goblok’ itu tak pandai menghitung, makanya lebih cepat mulai usaha. Kalau orang pinter, menghitungnya ’njlimet’, jadi nggak mulai-mulai usahanya. Orang ’goblok’ berbisnis tidak berfikir urutan, sedangkan orang pinter, berfikir urut. Orang pintar tidak percayaan dengan orang lain, jadi semuanya mau dikerjain sendiri, seolah tak ada yang dapat menggantikan dirinya. Nah, kalau orang ’goblok’, dia akan mencari orang pintar dan harus lebih pintar darinya, untuk menjalankan usahanya. Orang pintar ketemu gagal, cenderung mencari kambing hitam untk menutupi kekurangannya. ”Ehm, situasi ekonominya lagi down”, atau ”Pemerintah nggak mendukung saya”, kata orang pintar. Lain hal dengan orang ’goblok’, jika ketemu gagal, nggak merasa kalau dia gagal, karena dia merasa sedang ’belajar’. Bahkan Om Bob juga mengatakan bahwa dia sebagai orang ’goblok’ tidak melakukan perencanaan usaha, target ataupun mengenal cita-cita. Namun sebaliknya, semua karyawannya harus memiliki target dan perencanaan. Buahnya, orang ’goblok’ yang jadi bossnya orang pintar.

Itulah adilnya Tuhan menciptakan orang pintar dan orang ’goblok’. Masalahnya sekarang, siapa yang merasa pintar, siapa yang merasa goblok? Trus, enakan mana jadi orang pintar atau orang ’goblok’? Jika Anda semakin bingung dengan tulisan saya, artinya bagus, berarti Anda mulai ....Goblok! Kalau Anda emosi , berarti Anda pintar. Itu juga kata orang Om Bob lho..! Filosofi ’goblok’ Bob Sadino dia ibaratkan seperti air sungai yang sedang mengalir. Ketemu batu di depan, ya belok kanan atau belok kiri. Namun seperti air di sungai, kitapun harus siap dikencingi, dibuangi sampah dan kotoran-kotoran yang lain. Jadi, pilih mana? GOBLOK atau PINTAR?

”Pengusaha tak harus pintar dalam segala hal. Tapi harus pintar mencari orang pintar”

Jaya Setiabudi
Director Y.E.A
Coach Entrepreneur Camp
Pendiri Entrepreneur Association

Rabu, 18 Maret 2009

HAL - HAL PENTING DALAM KEHIDUPAN




(Epochtimes.co.id)

Ketika kita sehat, kita jarang berpikir tentang seperti apa rasanya sakit. Tetapi ketika kita benar-benar sakit, semua yang dapat kita pikirkan adalah menjadi sehat kembali.

Tak peduli berapa banyak kekayaan dapat kita kumpulkan di dunia ini, pada akhirnya semua itu tak ada gunanya tanpa adanya kesehatan yang baik. Hal ini terkait erat dengan pengetahuan tentang kematian kita sendiri.

Di lubuk hati terdalam, kita semua tahu bahwa kita hanya mempunyai sekian banyak waktu di dunia, setelah itu semua akan berakhir.

Jadi apa yang penting dalam kehidupan ini? Sebuah pertanyaan yang benar-benar menarik. Yang penting itu tentu bukan uang, karena kita tidak dapat membawanya bersama kita ketika kita meninggal.

Apa yang penting bukanlah apa yang kita miliki karena semua itu tidak dapat kita bawa serta. Harta benda yang kita miliki hanyalah bersifat sementara. Benda-benda itu akan musnah seiring kepergian kita.

Ketika menyadari hal ini, sejumlah orang lalu berpaling kepada ikatan dengan sesama. Mereka merasa bahwa hubungan dengan keluarga dan teman-teman tentulah yang terpenting. Namun, kita juga akan kehilangan kontak dengan mereka saat kita meninggal.

Beberapa orang meninggal dan kemudian kembali. Mereka menamakannya sebuah pengalaman menjelang kematian. Banyak dari orang-orang itu berbicara tentang apa yang mereka lihat selama dalam kondisi itu.

Mereka juga berbicara tentang apa yang mereka rasakan, yang hampir secara universal indah. Ada sejumlah kecil orang yang mengatakan telah pergi ke suatu tempat yang mengerikan, tetapi kebanyakan dari orang-orang itu merasa enak, nyaman. Mereka terbebas dari rasa sakit dan penderitaan dari tubuh mereka yang meninggal.

Dalam sebuah pengalaman menjelang kematian, banyak yang berbicara melihat proses kilas-balik kehidupan mereka, dimana gambaran keseluruhan kehidupan mereka ditayangkan di depan mata.

Hal baik dan hal buruk yang telah mereka lakukan semua terlihat di sana. Mereka melihat bagaimana efek perilaku dan tutur kata mereka terhadap orang lain. Nampaknya, sangat menyakitkan untuk mengetahui betapa dalam, mereka telah melukai orang lain.

Mereka juga dapat melihat hal-hal baik yang mereka lakukan. Saya ingat ada seorang perempuan yang mengalami proses kilas-balik kehidupannya mengatakan bahwa perilaku paling berarti dari seluruh hidupnya adalah pada masa kecil, saat ia menggegam sekuntum bunga kecil di tangannya dan dengan sepenuh hati memberinya kasih. Ia menganggap itu adalah hal yang paling berarti yang pernah ia lakukan sepanjang hidupnya.

Dengan mengetahui bahwa suatu saat kita akan melihat kilas-balik kehidupan kita, kita dapat menyimpulkan apa yang penting dalam kehidupan kita bukanlah siapa kita atau apa yang kita capai tetapi bagaimana cara kita memperlakukan orang lain. Karena itu, ketika kita merenungkan kehidupan kita dan menentukan tujuan kita, mungkin akan menjadi sebuah gagasan yang baik bila kita memikirkan orang lain terlebih dahulu.

Hidup bukanlah sementara, tetapi kehidupan di dunia memanglah demikian. Bagaimana kita akan menghadapi semua orang yang akan melihat apa yang telah kita perbuat setelah semua ini berakhir?

Semoga kita akan dapat melakukan hal-hal yang dapat membuat kita bahagia nantinya. (David Snape/The Epoch Times/bdn)

Lelucon yang membuat kita tersadar





1. Ada dua orang, bapak dan anaknya melihat sebuah mobil impor yang sangat mewah. Dengan nada yang tidak pantas si anak berkata kepada ayahnya, "Orang yang duduk dalam mobil jenis ini, pastilah orang yang berpengetahuan sangat minim!"

Ayahnya lalu mejawab secara sepintas lalu, "Orang yang mengucapkan kata-kata semacam ini, dalam sakunya pasti tidak ada duit!"

------------------------------------------------------------------
Bagaimana pandangan Anda mengenai masalah ini, apakah juga mencerminkan sikap sebenarnya dalam hati Anda?
------------------------------------------------------------------

2. Setelah makan malam, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan putranya menonton TV di ruang tamu. Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang ke arah ayahnya dan berkata, "Pasti ibu yang memecahkan piring itu."

"Bagaimana kamu tahu?" kata si Ayah.

"Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain."

------------------------------------------------------------------
Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran.
------------------------------------------------------------------

3. Ada dua grup pariwisata yang pergi bertamasya ke pulau Yi Do di Jepang. Kondisi jalannya sangat buruk, sepanjang jalan terdapat banyak lubang. Salah satu pemandu berulang-ulang mengatakan keadaan jalannya persis seperti orang yang jerawatan.

Sedangkan pemandu yang satunya lagi berbicara kepada para turisnya dengan nada puitis, "Yang kita lalui sekarang ini adalah jalan protokol ternama di Yi Do yang bernama jalan berdekik yang mempesona."

------------------------------------------------------------------
Walaupun keadaannya sama, namun pikiran yang berbeda akan menimbulkan sikap yang berbeda pula. Pikiran adalah suatu hal yang sangat menakjubkan, bagaimana berpikir, keputusan berada di tangan Anda.
------------------------------------------------------------------


4. Murid kelas 3 SD yang sama, mereka memiliki cita-cita yang sama pula yaitu menjadi badut. Guru dari Tiongkok pasti mencela, "Tidak mempunyai cita-cita yang luhur, anak yang tidak bisa dibina!"

Sedangkan guru dari Barat akan bilang, "Semoga Anda membawakan kecerian bagi seluruh dunia!"

------------------------------------------------------------------
Kita sebagai angkatan tua, bukan hanya lebih banyak menuntut daripada memberi semangat, malahan sering membatasi definisi keberhasilan dengan arti yang sempit.
------------------------------------------------------------------

5. Istri sedang memasak di dapur. Suami yang berada di sampingnya mengoceh tak berkesudahan, "Pelan sedikit, hati-hati! Apinya terlalu besar. Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu banyak!"

Istrinya secara spontan menjawab, "Saya mengerti bagaimana cara memasak sayur."

Suaminya dengan tenang menjawab, "Saya hanya ingin dirimu mengerti bagaimana perasaan saya … saat saya sedang mengemudikan mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak ada hentinya."

------------------------------------------------------------------
Belajar memberi kelonggaran kepada orang lain itu tidak sulit, asalkan Anda mau dengan serius berdiri di sudut dan pandangan orang lain melihat suatu masalah.
------------------------------------------------------------------

6. Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang.

Seorang penumpang menjengukkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, "Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!"

"Saya harus mengejar dia…" Dengan nafas tersenggal-senggal dia menjawab, "Saya adalah pengemudi dari bus ini!"

------------------------------------------------------------------
Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis! ...saat harus menghadapi sesuatu dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya keluar
------------------------------------------------------------------

7. Si A : "Tetangga yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus menerus menekan bel di rumah saya."

Si B : "Memang sungguh jahat! Apakah Anda segera melapor polisi?"

Si A : "Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus menerus meniup terompet kecil saya."

------------------------------------------------------------------
Semua kejadian pasti ada sebabnya..jika sebelumnya kita bisa melihat kekurangan kita sendiri..maka jawabannya pasti berbeda.
------------------------------------------------------------------

8. Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.

Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, "Babi!"

Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, "Kamu sendiri yang babi!"

Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.

------------------------------------------------------------------
Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain,.. hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, dan juga membuat orang lain terhina.
------------------------------------------------------------------

9. Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, "Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?"

Ayahnya menjawab, "Sudah tentu!"

"Siapa yang menemukan listrik?"

"Edison."

"Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?"

------------------------------------------------------------------
Pakar acapkali adalah kerangka kosong yang tidak teruji.. lebih-lebih pada zaman pluralis terbuka sekarang ini.
------------------------------------------------------------------

10. Ketika mandi Toto kurang hati-hati telah menelan sebongkah kecil sabun, ibunya dengan gugup menelpon dokter rumah tangga minta pertolongan.

Dokter berkata, "Sekarang ini saya masih ada beberapa pasien, mungkin setengah jam kemudian saya baru bisa datang ke sana."

Ibu Toto bertanya, "Sebelum Anda datang, apa yang harus saya lakukan?"

Dokter itu menjawab, "Berikan Toto secangkir air putih untuk diminum, kemudian melompat-lompat sekuat tenaga, maka Anda bisa menyuruh Toto meniupkan gelembung busa dari mulut untuk menghabiskan waktu."

------------------------------------------------------------------
Jika peristiwa sudah terjadi, mengapa tidak dihadapi dengan tenang dan yakin... Dari pada khawatir lebih baik berlega,.. dari pada gelisah lebih baik tenang...
------------------------------------------------------------------

11. Sebuah gembok yang sangat kokoh tergantung di atas pintu, sebatang tongkat besi walaupun telah menghabiskan tenaga besar, masih juga tidak bisa membukanya.

Kuncinya datang, badan kunci yang kurus itu memasuki lubang kunci, hanya diputar dengan ringan, ‘plak’ gembok besar itu sudah terbuka.

------------------------------------------------------------------
Hati dari setiap insan, persis seperti pintu besar yang telah terkunci...walaupun Anda menggunakan batang besi yang besar pun tak akan bisa membukanya. Hanya dengan mencurahkan perhatian..Anda baru bisa merubah diri menjadi sebuah anak kunci yang halus, masuk ke dalam sanubari orang lain.
------------------------------------------------------------------
moga2 bisa jadi bahan renungan


Selasa, 17 Maret 2009

[Christian Story] 57 Sen - A True Story



Luk. 12:26
Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain?


Seorang anak gadis kecil sedang berdiri terisak didekat pintu masuk sebuah gereja yang tidak terlalu besar, ia baru saja tidak diperkenankan masuk ke gereja tersebut karena “sudah terlalu penuh”.
Seorang pastur lewat didekatnya dan menanyakan kenapa si gadis kecil itu menangis?

“Saya tidak dapat ke Sekolah Minggu” kata si gadis kecil.

Melihat penampilan gadis kecil itu yang acak-acakan dan tidak terurus, sang pastur segera mengerti dan bisa menduga sebabnya si gadis kecil tadi tidak disambut masuk ke Sekolah Minggu. Segera dituntunnya si gadis kecil itu masuk ke ruangan Sekolah Minggu di dalam gereja dan ia mencarikan tempat duduk yang masih kosong untuk si gadis kecil.

Sang gadis kecil ini begitu mendalam tergugah perasaannya, sehingga pada waktu sebelum tidur dimalam itu, ia sempat memikirkan anak-anak lain yang senasib dengan dirinya yang seolah-olah tidak mempunyai tempat untuk memuliakan Jesus.

Ketika ia menceritakan hal ini kepada orang tuanya, yang kebetulan merupakan orang tak berpunya, sang ibu menghiburnya bahwa si gadis masih beruntung mendapatkan pertolongan dari seorang pastur. Sejak saat itu, si gadis kecil berkawan dengan sang pastur.

Dua tahun kemudian, si gadis kecil meninggal di tempat tinggalnya didaerah kumuh,dan sang orang tuanya meminta bantuan dari si pastur yang baik hati untuk prosesi pemakaman yang sangat sangat sederhana. Saat pemakaman selesai dan ruang tidur si gadis di rapihkan, sebuah dompet usang, kumal dan sobek sobek ditemukan, tampak sekali bahwa dompet itu adalah dompet yang mungkin ditemukan oleh si gadis kecil dari tempat sampah. Didalamnya ditemukan uang receh sejumlah 57 sen dan secarik kertas bertuliskan tangan, yang jelas kelihatan ditulis oleh seorang anak kecil yang isinya:

“Uang ini untuk membantu pembangunan gereja kecil agar gereja tersebut bisa diperluas sehingga lebih banyak anak anak bisa menghadiri ke Sekolah Minggu”

Rupanya selama 2 tahun, sejak ia tidak dapat masuk ke gereja itu, si gadis kecil ini mengumpulkan dan menabungkan uangnya sampai terkumpul sejumlah 57 sen untuk maksud yang sangat mulia.

Ketika sang pastur membaca catatan kecil ini, matanya sembab dan ia sadar apa yang harus diperbuatnya. Dengan berbekal dompet tua dan catatan kecil ini, sang pastur segera memotivasi para pengurus dan jemaat gerejanya untuk meneruskan maksud mulia si gadis kecil ini untuk memperbesar bangunan gereja.

Namun Ceritanya tidak berakhir sampai disini. Suatu perusahaan koran yang besar mengetahui berita ini dan mempublikasikannya terus menerus. Sampai akhirnya seorang Pengembang membaca berita ini dan ia segera menawarkan suatu lokasi yang berada didekat gereja kecil itu dengan harga 57 sen, setelah para pengurus gereja menyatakan bahwa mereka tak mungkin sanggup membayar lokasi sebesar dan sebaik itu.

Para anggota jemaat pun dengan sukarela memberikan donasi dan melakukan pemberitaan, akhirnya bola salju yang dimulai oleh sang gadis kecil ini bergulir dan dalam 5 tahun, berhasil mengumpulkan dana sebesar 250.000 dollar, suatu jumlah yang fantastik pada saat itu (pada pergantian abad, jumlah ini dapat membeli emas seberat 1 ton).

Inilah hasil nyata cinta kasih dari seorang gadis kecil yang miskin, kurang terawat dan kurang makan,namun perduli pada sesama yang menderita. Tanpa pamrih, tanpa pretensi.

Saat ini, jika anda berada di Philadelphia, lihatlah Temple Baptist Church, dengan kapasitas duduk untuk 3300 orang dan Temple University, tempat beribu ribu murid belajar. Lihat juga Good Samaritan Hospital dan sebuah bangunan special untuk Sekolah Minggu yang lengkap dengan beratus ratus (yah,beratus ratus) pengajarnya, semuanya itu untuk memastikan jangan sampai ada satu anakpun yang tidak mendapat tempat di Sekolah MInggu.

Didalam salah satu ruangan bangunan ini, tampak terlihat foto si gadis kecil, yang dengan tabungannya sebesar 57 sen, namun dikumpulkan berdasarkan rasa cinta kasih sesama yang telah membuat sejarah. Tampak pula berjajar rapih foto sang pastur yang baik hati yang telah mengulurkan tangan kepada si gadis keci miskin itu, yaitu pastor DR.Russel H.Conwell penulis buku “Acres of Diamonds”.

Ingat!!! Hal apapun yang anda kerjakan, kerjakan dengan sepenuh hati dan berikan rasa cinta terhadap apapun yang kita kerjakan karena suatu pekerjaan akan menjadi berarti jika kita memberinya cinta.

Gbu & Semoga Bermanfaat.

Luk. 12:26
Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain?


Seorang anak gadis kecil sedang berdiri terisak didekat pintu masuk sebuah gereja yang tidak terlalu besar, ia baru saja tidak diperkenankan masuk ke gereja tersebut karena “sudah terlalu penuh”.
Seorang pastur lewat didekatnya dan menanyakan kenapa si gadis kecil itu menangis?

“Saya tidak dapat ke Sekolah Minggu” kata si gadis kecil.

Melihat penampilan gadis kecil itu yang acak-acakan dan tidak terurus, sang pastur segera mengerti dan bisa menduga sebabnya si gadis kecil tadi tidak disambut masuk ke Sekolah Minggu. Segera dituntunnya si gadis kecil itu masuk ke ruangan Sekolah Minggu di dalam gereja dan ia mencarikan tempat duduk yang masih kosong untuk si gadis kecil.

Sang gadis kecil ini begitu mendalam tergugah perasaannya, sehingga pada waktu sebelum tidur dimalam itu, ia sempat memikirkan anak-anak lain yang senasib dengan dirinya yang seolah-olah tidak mempunyai tempat untuk memuliakan Jesus.

Ketika ia menceritakan hal ini kepada orang tuanya, yang kebetulan merupakan orang tak berpunya, sang ibu menghiburnya bahwa si gadis masih beruntung mendapatkan pertolongan dari seorang pastur. Sejak saat itu, si gadis kecil berkawan dengan sang pastur.

Dua tahun kemudian, si gadis kecil meninggal di tempat tinggalnya didaerah kumuh,dan sang orang tuanya meminta bantuan dari si pastur yang baik hati untuk prosesi pemakaman yang sangat sangat sederhana. Saat pemakaman selesai dan ruang tidur si gadis di rapihkan, sebuah dompet usang, kumal dan sobek sobek ditemukan, tampak sekali bahwa dompet itu adalah dompet yang mungkin ditemukan oleh si gadis kecil dari tempat sampah. Didalamnya ditemukan uang receh sejumlah 57 sen dan secarik kertas bertuliskan tangan, yang jelas kelihatan ditulis oleh seorang anak kecil yang isinya:

“Uang ini untuk membantu pembangunan gereja kecil agar gereja tersebut bisa diperluas sehingga lebih banyak anak anak bisa menghadiri ke Sekolah Minggu”

Rupanya selama 2 tahun, sejak ia tidak dapat masuk ke gereja itu, si gadis kecil ini mengumpulkan dan menabungkan uangnya sampai terkumpul sejumlah 57 sen untuk maksud yang sangat mulia.

Ketika sang pastur membaca catatan kecil ini, matanya sembab dan ia sadar apa yang harus diperbuatnya. Dengan berbekal dompet tua dan catatan kecil ini, sang pastur segera memotivasi para pengurus dan jemaat gerejanya untuk meneruskan maksud mulia si gadis kecil ini untuk memperbesar bangunan gereja.

Namun Ceritanya tidak berakhir sampai disini. Suatu perusahaan koran yang besar mengetahui berita ini dan mempublikasikannya terus menerus. Sampai akhirnya seorang Pengembang membaca berita ini dan ia segera menawarkan suatu lokasi yang berada didekat gereja kecil itu dengan harga 57 sen, setelah para pengurus gereja menyatakan bahwa mereka tak mungkin sanggup membayar lokasi sebesar dan sebaik itu.

Para anggota jemaat pun dengan sukarela memberikan donasi dan melakukan pemberitaan, akhirnya bola salju yang dimulai oleh sang gadis kecil ini bergulir dan dalam 5 tahun, berhasil mengumpulkan dana sebesar 250.000 dollar, suatu jumlah yang fantastik pada saat itu (pada pergantian abad, jumlah ini dapat membeli emas seberat 1 ton).

Inilah hasil nyata cinta kasih dari seorang gadis kecil yang miskin, kurang terawat dan kurang makan,namun perduli pada sesama yang menderita. Tanpa pamrih, tanpa pretensi.

Saat ini, jika anda berada di Philadelphia, lihatlah Temple Baptist Church, dengan kapasitas duduk untuk 3300 orang dan Temple University, tempat beribu ribu murid belajar. Lihat juga Good Samaritan Hospital dan sebuah bangunan special untuk Sekolah Minggu yang lengkap dengan beratus ratus (yah,beratus ratus) pengajarnya, semuanya itu untuk memastikan jangan sampai ada satu anakpun yang tidak mendapat tempat di Sekolah MInggu.

Didalam salah satu ruangan bangunan ini, tampak terlihat foto si gadis kecil, yang dengan tabungannya sebesar 57 sen, namun dikumpulkan berdasarkan rasa cinta kasih sesama yang telah membuat sejarah. Tampak pula berjajar rapih foto sang pastur yang baik hati yang telah mengulurkan tangan kepada si gadis keci miskin itu, yaitu pastor DR.Russel H.Conwell penulis buku “Acres of Diamonds”.

Ingat!!! Hal apapun yang anda kerjakan, kerjakan dengan sepenuh hati dan berikan rasa cinta terhadap apapun yang kita kerjakan karena suatu pekerjaan akan menjadi berarti jika kita memberinya cinta.

Gbu & Semoga Bermanfaat.

[Christian Story] Botol Pecah




Dr. Lin Ting Tung adalah orang Taiwan pertama yang menjadi dokter dan menjadi Kristen. Ini terjadi pada akhir abad ke-19. Ia bekerja di rumah sakit kecil yang dirintis oleh Dr. Maxwell,seorang misionaris Inggris. Ketika itu tingkat kesehatan masyarakat di Taiwan sangat rendah dan cara pengobatan masih sangat sederhana.

Pada suatu hari seorang anak datang ke rumah sakit itu dan meminta obat untuk ibunya yang sedang demam akibat malaria. Anak ini berjalan lebih dari dua jam dari desanya ke rumah sakit melalui jalan setapak melewati hutan dan sawah.

Ketika nama ibunya dipanggil, anak ini langsung bangkit dari bangkunya,meraih botol obat dan bergegas pulang. Sore harinya pukul lima, ketika kamar obat akan ditutup, seorang perawat tampak bingung dan
berbisik, "Dokter Lin, botol obat untuk pasien malaria masih ada
disini. Tetapi ada satu botol yang hilang. Isinya disinfektan."

Dr. Lin terkejut,diperiksan ya botol yang tertinggal, benar isinya obat malaria.
Jadi, anak tadi membawa botol yang salah! Botol-botol dikamar obat itu memang berbentuk sama dan berwarna sama lagipula, baik obat malaria maupun disinfektan sama-sama cairan.

"Celaka kita. ibu itu bisa mati. Disinfektan itu obat keras pembunuh kuman untuk kamar operasi. Kalau sampai diminum, usus bisa terbakar dan orang itu akan mati" ujar Dr. Lin dengan wajah pucat.

Segera mereka melaporkan peristiwa ini kepada Dr.Maxwell. Ia juga terkejut. "Sekarang pukul lima , anak itu pergi dari sini pukul tiga jadi Ia sudah hampir tiba. Tidak mungkin kita mengejarnya.

Kita tidak tahu jalan kedesa itu" ujar Dr.Maxwell. Dr.Maxwell termenung. lalu ia berkata, "Mulai hari ini semua obat keras tidak boleh diletakkan diatas meja.
sekarang panggil semua karyawan untuk berkumpul.Kita akan berdo'a."

Begitulah semua orang yang bekerja di rumah sakit itu berkumpul dan berdo'a. Dr. maxwell berdo'a, "Tuhan, kami telah membuat kecerobohan. Ampunilah
kami.Nyawa seorang ibu sedang terancam. Tolonglah dia, cegahlah dia agar tidak meminum obat yang salah itu......"

Malam harinya Dr. Lin berdinas malam. Ia harus bertanggung jawab atas kematian ibu ini. Esok harinya, ketika masih subuh pintu diketuk. Ternyata itu anak yang kemarin membawa botol yang keliru. Mukanya pucat ketakutan.

Dr. Lin juga takut. Kedua orang itu berdiri saling memandang dengan gugup.
Kemudian anak ituberkata, "Ma'af dokter. Kemarin saya bawa botol itu sambil berlari, lalu saya jatuh botol itu pecah dan isinya tumpah".

Dr. Lin yang masih terpaku karena gugup langsung bertanya, Kapan Jatuhnya? anak itu menjadi makin ketakutan. "Ma'af, dokter, Saya baru datang sekarang. jatuhnya kemarin sore, menjelang gelap," Dr. Lin langsung ingat : Menjelang gelap....itu adalah saat ketika semua karyawan rumah sakit berkumpul mendo'akan ibu anak ini! Jiwa ibu anak ini tertolong, isi botol yang salah itu tidak sampai terminum, karena botol itu pecah ditengah jalan.

Kita bisa lihat peristiwa ini dari sudut si anak. Ia pulang membawa botol obat ini sambil berlari. Ia ingin cepat-cepat memberikan obat ini kepada ibunya.Ia ingin menunjukan baktinya kepada ibunya. Ia ingin ibunya cepat sembuh. Anak ini tidak mengetahui bahwa botol yang sedang dipegangnya berisi racun. Ia tidak bisa membaca tulisan dibotol itu. Ia buta huruf Anak ini berlari terus. Jalan dari desa ke rumah sakit di kota sangat jauh. Perginya dua jam, pulangnya dua jam. Ia letih.

Lalu, tiba-tiba ia tersandung. Ia jatuh. Mungkin Ia terluka, tetapi yang paling celaka: Botolnya jatuh dan pecah, cairan isinya tumpah ditanah. Bayangkan bagaimana perasaan anak itu. Ia kecewa, sedih dan takut.

Bagaimana kalau penyakit ibunya makin parah. Bagaimana kalau dokter itu marah? Anak ini sangat terpukul oleh kejatuhan ini. Saat itu ia belum tahu bahwa justru terjatuhnya dia ini menolong nyawa ibunya.

Mungkin orang lain akan tersenyum, "Ah, itu cuma kebetulan," namun orang percaya akan bersaksi,

"Tuhan bisa bekerja melalui sebuah kebetulan," itulah juga kesaksian Rasul Paulus di Roma 8:28 : "....Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk
mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia......."

"SEGALA SESUATU" berarti segala keadaan atau segala kejadian, baik berhasil maupun kejatuhan. Kejatuhan dapat berbentuk musibah, penyakit atau kegagalan. Seringkali kita mengira bahwa Allah hanya hadir dan bekerja dalam keberhasilan. Padahal Allah juga hadir dan bekerja dalam kejatuhan.

Apa tujuan Allah bekerja dalam kejatuhan?

Paulus menjawab,".. ...untuk mendatangkan KEBAIKAN.... .."

Jadi:

Tuhan dapat mendatangkan kebaikan melalui sebuah kejatuhan


Semoga bermanfaat & GBU.

[Christian Story] Push Up & Donut




Ada seorang Profesor mata kuliah Religi yang bernama Dr.Christianson yang mengajar di sebuah perguruan tinggi kecil di bagian barat Amerika Serikat.

Dr. Christianson mengajar ke-Kristenan di perguruan tinggi ini dan setiap siswa semester pertama diwajibkan untuk mengikuti kelas ini. Sekalipun Dr. Christianson berusaha keras menyampaikan intisari Injil kepada kelasnya, ia menemukan bahwa kebanyakan siswanya memandang materi yang diajarnya sebagai suatu kegiatan yang membosankan. Meskipun ia sudah berusaha sebaik mungkin, kebanyakan siswa menolak untuk menanggapi Kekristenan secara serius.

Tahun ini, Dr. Christianson mempunyai seorang siswa yang spesial yang bernama, Steve. Steve belajar dengan tujuan untuk melanjutkan studinya ke seminari dan mau masuk ke dalam pelayanan. Steve seorang yang popular, ia disukai banyak orang, dan seorang atlet yang memiliki fisik yang prima dan ia merupakan siswa terbaik di kelas professor itu.

Suatu hari, Dr Christanson meminta Steve untuk tidak langsung pulang setelah kuliah karena ia mau berbicara kepadanya. 'Berapa push up yang bisa kamu lakukan?' Steve menjawab, 'Saya melakukan sekitar 200 setiap malam.'
'200? Lumayan itu, Steve,' Dr. Christianson melanjutkan. 'Apakah kamu dapat melakukan 300?' Steve menjawab, 'Saya tidak tahu. Saya tidak pernah melakukan 300 sekaligus.' 'Apakah kamu pikir kamu dapat melakukannya? ' tanya Dr.Christianson. 'Ok, saya bisa coba,' jawab Steve.

'Saya mempunyai satu proyek di kelas dan saya memerlukan kamu untuk melakukan 10 push up setiap kali, tapi sebanyak 30 kali, jadi totalnya 300. Dapatkah kamu melakukannya? ' tanya sang profesor. Steve menjawab, 'Baiklah, saya pikir saya bisa. Ok, saya akan melakukannya. '
Dr Christianson berkata, 'Bagus sekali! Saya memerlukan Anda untuk melakukannya Jumat ini.' Dr Christianson menjelaskan kepada Steve apa yang ia rencanakan untuk kelas mereka pada Jumat itu.

Pada hari Jumat, Steve datang awal ke kelas dan duduk di bagian depan kelas. Saat kelas bermula, sang profesor mengeluarkan satu kotak besar donut. Bukan donut yang biasa tetapi yang besar dan yang punya krim di tengah-tengah. Setiap orang sangat bersemangat karena kelas itu merupakan kelas terakhir pada hari itu dan mereka bisa menikmati akhir pekan mereka setelah pesta di kelas Dr Christianson.

Dr. Christianson pergi ke baris pertama dan bertanya, 'Cynthia, apakah kamu mau salah satu dari donut ini?' Cynthia menjawab, 'Ya'. Dr. Christianson lalu berpaling kepada Steve, 'Steve, apakah kamu mau melakukan 10 push up agar Cynthia bisa mendapatkan donut ini?'. 'Tentu saja!' Steve lalu melompat ke lantai dan dengan cepat melakukan 10 push up. Lalu Steve kembali ke tempat duduknya. Dr.Christianson meletakkan satu donut di meja Cynthia.

Dr. Christianson lalu pergi siswa selanjutnya, dan bertanya, 'Joe, apakah kamu mau suatu donut?' Joe berkata, 'Ya.' Dr. Christianson bertanya, 'Steve, maukah kamu melakukan 10 push up supaya Joe bisa mendapatkan donutnya?' Steve melakukan 10 push up, dan Joe mendapatkan donutnya.
Begitulah selanjutnya, di baris yang pertama. Steve melakukan 10 push up untuk setiap orang sebelum mereka mendapatkan donut mereka.

Di baris yang kedua, Dr. Christianson berhadapan dengan Scott. Scott seorang pemain basket, dan fisiknya sekuat Steve. Ia juga seorang yang sangat popular dan punya banyak teman wanita. Saat profesor bertanya, 'Scott apakah kamu mau donut?' Jawaban Scott adalah, 'Baiklah, bisakah saya melakukan push up saya sendiri?'

Dr. Christianson berkata, 'Tidak, Steve harus melakukannya.' Lalu Scott berkata, 'Kalau begitu, saya tidak mau donutnya.' Dr. Christianson mengangkat bahunya dan berpaling kepada Steve dan meminta, 'Steve, apakah kamu mau melakukan 10 push up agar Scott bisa mendapatkan donut yang tidak ia kehendaki?'

Dengan ketaatan yang sempurna Steven mulai melakukan 10 push up. Scott berteriak, 'HEI! Saya sudah berkata, saya tidak menginginkannya! 'Dr Christianson berkata, 'Lihat di sini! Ini kelas saya dan semuanya ini donut saya. Biarkan saja di atas meja jika kamu tidak menginginkannya.' Ia lalu menempatkan satu donut di atas meja Scott.

Di waktu ini, Steve sudah mulai melakukan push up dengan agak perlahan.
Ia hanya duduk di lantai saja karena terlalu capek untuk kembali ke tempat duduknya. Ia mulai berkeringat. Dr. Christianson mulai di baris ketiga.
Para siswa sudah mulai merasa marah. Dr Christianson bertanya kepada Jenny, 'Jenny, apakah kamu mengingikan donut ini?' Dengan tegas Jenny menjawab, 'Tidak.' Lalu Dr. Christianson bertanya Steve, 'Steve, maukah kamu melakukan 10 push up lagi agar Jenny bisa mendapatkan donut yang tidak ia mau?'

Steve melakukan 10 push up dan Jenny mendapatkan satu donut. Ruang sudah mulai dipenuhi oleh rasa tidak nyaman. Para siswa sudah mulai berkata,'Tidak! ' dan semua donut dibiarkan di atas meja tanpa ada yang memakannya.

Steve sudah kelelahan dan harus berusaha keras untuk tetap terus melakukan push up untuk setiap donut itu. Lantai tempat ia melakukan push up sudah dibasahi keringatnya dan lengannya sudah mulai kemerahan.

Dr Christianson bertanya kepada Robert, seorang ateis yang paling lantang suaranya kalau berdebat di kelas, apakah ia mau membantu untuk memastikan bahwa Steve tidak curang dan tetap melakukan 10 push up untuk setiap donut karena dia sendiri sudah tidak sanggup melihat Steve melakukan push upnya.

Dr. Christianson sudah sampai ke baris ke-empat sekarang. Dan beberapa siswa dari kelas yang lain yang sudah bergabung di kelas itu dan mereka duduk di tangga. Saat profesor menghitung kembali, ternyata ada 34 siswa sekarang di kelas. Ia mulai khawatir apakah Steve dapat melakukannya.
Dr. Christianson melanjutkan dari satu siswa ke siswa yang selanjutnya sampai ke akhir baris itu. Dan Steve sudah mulai bergumul.

Ia membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan push up-nya.
Steve bertanya kepada Dr. Christianson, 'Apakah hidung saya harus menyentuh lantai untuk setiap push up yang saya lakukan?' Dr.Christianson berpikir sejenak dan berkata, 'Semuanya ini push up kamu. Kamu yang pegang kendali. Kamu bisa melakukan apa saja yang kamu mau.' Dan Dr. Christianson melanjutkan ke siswa yang selanjutnya.

Beberapa saat kemudian, Jason, seorang siswa dari kelas lain dengan santai mau masuk ke kelas, dan sebelum ia melangkahi masuk, seluruh kelas berteriak serentak, 'JANGAN! Jangan masuk! Kamu berdiri di luar saja!'
Jason kaget karena ia tidak tahu apa yang sedang terjadi.

Steve mengangkat kepalanya dan berkata, 'Tidak, biarkan dia masuk.'
Professor Christianson berkata, 'Kamu sadar bahwa jika Jason masuk, kamu harus melakukan 10 push up untuk dia?' Steve berkata, 'Ya, biarkan dia masuk. Berikan donut kepadanya.' Dr.Christianson berkata, 'Ok Steve. Jason, kamu mau donut?' Jason yang baru masuk ke kelas dan tidak tahu apa-apa menjawab, 'Ya, tentu saja, berikan saya donut.'

Steve melakukan 10 push up dengan sangat perlahan dan bersusah payah.
Jason yang kebingungan diberikan satu donut. Dr. Christianson sudah selesai dengan baris ke-empat dan mulai ke tempat siswa-siswa dari kelas lain yang duduk di tangga.

Tangan Steve sudah mulai gemetaran dan ia harus bergumul untuk mengangkat dirinya melawan tarikan gravitasi. Di waktu ini, keringatnya bercucuran, dan tidak kedengaran apa-apa kecuali bunyi nafasnya yang kencang. Mata setiap orang di kelas itu mulai basah.

Dua siswa terakhir adalah dua siswa perempuan yang sangat popular, Linda dan Susan. Dr. Christianson pergi ke Linda, 'Linda, apakah kamu mau donut?'
Linda dengan sedih berkata, 'Tidak, terima kasih'.

Professor Christianson dengan perlahan bertanya, 'Steve, maukah kamu melakukan 10 push up supaya Linda bisa mendapatkan donut yang tidak ia mau?' Dengan pergumulan yang berat, Steve dengan perlahan melakukan push-up untuk Linda. Lalu Dr Christianson berpaling kepada siswa yang terakhir,Susan. 'Susan, kamu mau donut ini?' Susan dengan air mata yang berlinangan di pipinya mulai menangis. 'Dr Christianson, mengapa saya tidak boleh membantunya? '

Dr. Christianson, dengan mata yang berkaca-kaca berkata, 'Tidak, Steve harus melakukannya sendiri; saya telah memberinya tugas itu dan ia bertanggungjawab untuk memastikan setiap orang mempunyai kesempatan untuk mendapat donut itu, tidak kira apakah mereka menginginkannya atau tidak. Hanya Steve seorang saja yang mempunyai nilai yang sempurna. Setiap orang telah gagal dalam ujian mereka, mereka entah bolos kelas atau memberikan saya tugas yang di bawah standar. Steve memberitahu saya di latihan football, saat seorang pemain buat salah, ia harus buat push up.
Saya memberitahu Steve bahwa tidak seorang pun dari kalian yang boleh datang ke pesta saya melainkan ia membayar harga dengan melakukan push up bagi kalian. Steve dan saya telah membuat perjanjian demi kalian semua.'

'Steve, maukah kamu membuat 10 push up supaya Susan bisa mendapatkan donut?' Steve dengan sangat perlahan melakukan 10 push up yang terakhirnya. Ia tahu ia sudah menyelesaikan semua yang harus dia lakukan.
Secara total, Steve telah melakukan 350 push up, tangannya tidak tahan lagi dan ia jatuh tersungkur ke lantai.

Dr. Christianson lalu berpaling ke kelas dan berkata, 'Dan, demikianlah, Juru Selamat kita, Yesus Kristus, di atas kayu salib, ia telah melakukan semua yang dibutuhkan olehnya. Ia menyerahkan semuanya. Dan seperti mereka yang ada di ruangan ini, banyak di antara kita yang membiarkan hadiah itu begitu saja di atas meja, sama sekali tidak kita jamah.'

Dua siswa mengangkat Steve dari lantai untuk duduk di kursi, walaupun sangat lelah secara fisik, Steve tersenyum bahagia.

'Engkau sudah berbuat dengan baik, hambaku yang baik dan setia,' kata professor dan ia menambahkan, 'Tidak semua khotbah disampaikan dengan kata-kata.' Berpaling kepada kelas, profesor berkata, 'Harapan saya adalah kalian dapat memahami dan sepenuhnya mengerti akan semua kekayaan kasih karunia dan rahmat yang telah diberikan kepada kalian lewat pengorbanan Yesus Kristus. Allah tidak menyayangkan putra satu-satu-Nya, tetapi menyerahkan dia untuk kita semua. Apakah kita memilih untuk menerima menolak karunia-Nya, harganya sudah lunas dibayar.'

'Apakah kita akan menjadi orang yang bodoh dan yang tidak bersyukur dengan meninggalkan hadiah itu di atas meja?'

SelamaT Datang dan Selamat membaca semoga bermanfaat bagi anda

^^

Nyaman kan anda masuk ke tempat saya