AW Surveys

Minggu, 11 Oktober 2009

mengapa Tuhan memberikan masalah??

[CENTER][IMG]http://www.ufos-aliens.co.uk/ANIalienHeadGrn02C.gif[/IMG][/CENTER]

Mengapa Tuhan memberikan masalah?

Dalam kehidupan ini, apapun agama yang kita anut, pasti kita sering mendapatkan permasalah, dan jujur terkadang saya pribadi sering pula mendapat permasalahan yang datang silih berganti. permasalahan yang timbul bisa permasalahan yang berat atau permasalahan yang ringan. Entah dalam permasalahan pekerjaan, bisnis, percintaan, keluarga,agama, masalah individu atau masalah lainya. Pernah suatu waktu bertanya dalam hati "katanya Tuhan sayang sama saya, lalu kenapa selalu saja hidup ini berlangsung dari permasalahan satu ke permasalahan lainnya" dan saya berkesimpulan sebagai berikut.

Permasalaan yang kita hadapi bisa membuat kita jatuh atau bertumbuh, tergantung dari bagaimana cara kita menanggapinya. Sangat disayangkan banyak orang gagal untuk melihat bagaimana Tuhan menggunakan masalah untuk kebaikan mereka. Mereka lebih memilih untuk bertindak bodoh dan membenci masalah-masalah mereka daripada menghadapi dan merenungkan kebaikan apa yang bisa mereka dapat dari masalah-masalah tersebut.

Dari beberapa perenungan saya Ada lima alasan yang menurut saya mengapa Tuhan dalam memberikan masalah dalam kehidupan kita:

1. Tuhan menggunakan masalah untuk [B]MENGARAHKAN[/B] kita. Kadang-kadang Tuhan harus menyalakan api di bawah kita untuk membuat kita tetap bergerak. Sering kali masalah yang kita hadapi akan mengarahkan kita ke arah yang baru dan memberikan kita motivasi untuk berubah. Ada kalanya masalah menjadi cara yang Tuhan pakai untuk menarik perhatian kita.

2. Tuhan menggunakan masalah untuk [B]MENGUJI[/B] kita. Manusia bagaikan teh celup... jika anda ingin tahu apa yang ada di dalamnya, celupkan saja ke dalam air panas! Tuhan kadang ingin menguji kesetiaan kita melalui masalah-masalah yang kita hadapi.

3. Tuhan menggunakan masalah untuk [B]MENGOREKSI[/B] kita. Ada pelajaran-pelajaran yang hanya dapat kita pelajari melalui penderitaan dan kegagalan. Mungkin waktu kita masih kecil orang tua kita mengajar kita untuk tidak boleh menyentuh kompor yang panas. Tetapi mungkin kita baru benar-benar belajar justru setelah tangan kita terbakar. Kadang-kadang kita baru bisa menghargai sesuatu... kesehatan, teman, hubungan..., saat kita sudah kehilangan.

4. Tuhan menggunakan masalah untuk [B]MELINDUNGI[/B] kita. Suatu masalah bisa menjadi berkat jika masalah tersebut menghindarkan kita dari bahaya. Tahun lalu ada seorang sahabat yang diberhentikan dari pekerjaannya karena ia menolak untuk melakukan sesuatu yang tidak etis bagi bossnya. Ia menjadi mengganggur, tetapi justru dari masalah itulah ia terhindar dari ditangkap dan dimasukan ke dalam penjara, karena setahun kemudian tindakan boss itu terbongkar.

5. Tuhan menggunakan masalah untuk [B]MENYEMPURNAKAN[/B] kita. Jika kita menanggapi masalah dengan cara dan pandangan yang benar, masalah tersebut bisa membentuk kita. Tuhan lebih memperhatikan karakter kita daripada kenyamanan kita. Hanya hubungan kita dengan Tuhan yang akan kita bawa sampai kekal. " ... Kita malah bermegah dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan.

Apa yang ada di tangan kita? Dalam beberapa hal, hidup kita berada di tangan kita. Kita dapat memilih untuk menghamburkan setiap jam, hari, minggu, bulan, dan tahun demi kepentingan kita sendiri. Kita akan heran saat menyaksikan betapa banyaknya hal yang Tuhan sempurnakan dalam diri kita dan melalui kita. Jadi sabar dan jalanilah setiap permasalahan yang kita hadapi. dan permasalahan yang timbul adalah suatu rahmat untuk kita. dan menjadi sebuah tantangan kita untuk hidup yang lebih baik.

[B][FONT="Comic Sans MS"][COLOR="Red"][SIZE="3"][CENTER]so janganlah kita suudzan (berburuk sangka) sama Tuhan
point2 diatas cuma sebagian kecil dari sebagian besar kebaikkan Tuhan sama kita
seperti yang kita lihat sekarang,negara tercinta kita sedang dirundung banyak cobaan dan musibah
tetap semangat (buat sodara2 diPadang),jangan pernah terpikir kalau Tuhan itu gak adil
Tuhan telah merencanakan yg terbaik buat kita,tinggal bagaimana kita menyikapinya dengan positif[/CENTER][/SIZE][/COLOR][/FONT][/B]


sumber : digenjot,kaskuser

Kisah Ikan dan Air

Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang di tepi sungai. Kata Ayah kepada anaknya, "Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati."

Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, "Hai, tahukah kamu dimana air ? 

Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan 
mati."

Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil semakin
gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa, "Dimanakah air ?"
Jawab ikan sepuh, "Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya.
Memang benar, tanpa air kita akan mati."

Apa arti cerita tersebut bagi kita ?
Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari ke sana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya, sampai-sampai 
dia tidak menyadarinya.....

Kehidupan dan kebahagiaan ada di sekeliling kita dan sedang kita jalani, sepanjang kita mau membuka diri dan pikiran kita, karena saat untuk 
berbahagia adalah saat ini, saat untuk berbahagia dapat kita tentukan.

"Being happy can be hard work sometimes, it is like maintaining a nice home, you've got to hang on to your treasures and throw out the garbage."

"Being happy requires looking for the good things. One person sees the beautiful view and the other sees the dirty window, choose what you see and what you think."

"Right here, right now, from here until tomorrow"


sumber :mastopanola,kaskuser

Minggu, 05 Juli 2009

Pohon Impian.....

IMPIAN POHON

What a wonderful story....... ......... ....Gbu all

"Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan
janganlah bersandar
kepada pengertianmu sendiri" (Ams. 3:5) "

Kisah 3 pohon
Wonderful story

Memang benar kita semua punya mimpi-mimpi yang hancur dan
Allah tetap
berdiri di atas mimpi-mimpi kita yang hancur karena Dia
memiliki mimpi yang
lebih baik, lebih tinggi, lebih agung bagi kita...

Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari,
ketiganya saling
menceritakan mengenai harapan dan impian mereka.
Pohon pertama berkata: "Kelak aku ingin menjadi peti
harta karun.. Aku akan
diisi emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang
akan mengagumi
keindahannya" .

Kemudian pohon kedua berkata: "Suatu hari kelak aku
akan menjadi sebuah
kapal yang besar. Aku akan mengangkut
raja-raja
dan berlayar ke ujung dunia.
Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa
aman berada dekat
denganku".

Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya:
"Aku ingin tumbuh
menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit.
Orang-orang akan
memandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk
menggapai surga dan
TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan
orang-orang akan
mengingatku" .

Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul,
sekelompok penebang
pohon datang dan menebang ketiga pohon itu...

Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab
ia tahu bahwa ia
akan dibuat menjadi peti harta karun.
Tetapi...doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu
membuatnya
menjadi kotak tempat menaruh makanan ternak. Ia hanya
diletakkan di kandang
dan setiap hari diisi dengan jerami.

Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa
doanya
menjadi
kenyataan. Tetapi... ia dipotong-potong dan dibuat menjadi
sebuah perahu
nelayan yang sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar
untuk mengangkut
raja-raja telah berakhir.

Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar
dan dibiarkan
teronggok dalam gelap.

Tahun demi tahun berganti..., dan ketiga pohon itu telah
melupakan impiannya
masing-masing. .

Kemudian suatu hari...
Sepasang suami istri tiba di kandang. Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak
tempat makanan ternak
yang dibuat dari pohon pertama.
Orang-orang datang dan menyembah bayi itu. Akhirnya pohon pertama sadar bahwa di dalamnya telah
diletakkan harta
terbesar sepanjang masa.

Bertahun-tahun kemudian... Sekelompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yang
dibuat dari pohon
kedua. Di tengah danau, badai besar datang dan pohon kedua
berfikir bahwa ia
tidak cukup kuat untuk melindungi
orang-orang di dalamnya. Tetapi salah
seorang laki-laki itu berdiri dan berkata kepada badai: "Diam!!!" Tenanglah". Dan badai itupun
berhenti. Ketika itu tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja di atas
segala raja.
Akhirnya... Seseorang datang dan mengambil pohon ketiga. Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek
lelaki yang
memikulnya.. Laki-laki itu kemudian dipakukan di kayu ini
dan mati di puncak
bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat
dengan TUHAN,
karena YESUSlah yang disalibkan padanya...

KETIKA KEADAAN TIDAK SEPERTI YANG ENGKAU INGINKAN,
KETAHUILAH BAHWA TUHAN
MEMILIKI RENCANA UNTUKMU. JIKA ENGKAU PERCAYA PADA-NYA, IA AKAN MEMBERIMU
BERKAT-BERKAT BESAR.
KETIGA POHON MENDAPATKAN APA YANG MEREKA INGINKAN, TETAPI
TIDAK DENGAN CARA
YANG SEPERTI MEREKA BAYANGKAN. BEGITU JUGA DENGAN KITA, KITA TIDAK SELALU TAHU APA RENCANA
TUHAN BAGI
KITA.

KITA
HANYA TAHU BAHWA JALAN-NYA BUKANLAH JALAN KITA, TETAPI
JALAN-NYA ADALAH
YANG TERBAIK BAGI KITA, SELAMANYA...


(Bagikan berkat
ini untuk orang-orang yg anda kasihi, ambillah bagian
"terkecil" dari pelayanan untuk memberitakan
KEAGUNGAN NAMA YESUS....dengan
hanya cukup ambil bagian untuk mengirimkan email ini ke
orang lain yang anda
kasihi dengan iringan doa mohon berkat bagi
mereka...... DAN.....apa yang
kelihatannya "kecil" ini suatu saat tanpa kita
sadari dapat menjadi "BERKAT
YG BESAR bagi orang lain".....DAN. . ......"BERKAT
YANG BERKELIMPAHAN juga akan turun untuk kita", Amien

Kamis, 09 April 2009

Waktu, Uang Atau Hidup Sesuai Keinginan




(Epochtimes.co.id)

Siapa yang punya waktu? Walaupun saya tahu ada sejumlah orang yang membuang waktunya dengan percuma, tetapi kebanyakan orang mendapatkan bahwa waktu mereka melesat begitu saja sebelum mereka mampu melakukan sesuatu, sedang yang lainnya selalu mengejar-ngejar waktu.


Saat ini, dengan jaman fast food, oven microwave, pencuci piring otomatis, dan robot penyedot debu, orang-orang seharusnya mempunyai banyak waktu luang karena adanya bantuan alat-alat itu.

Dan hal lain lagi, banyak diantara kita menganggap ini merupakan sebuah pembebanan pada waktu yang kita miliki saat batas kecepatan menghadang perjalanan kita pada kecepatan yang kita inginkan karena kita sedemikian tergesa-gesa!

Waktu yang mendesak, kehiruk pikukan, stress-waktu 24 jam sehari terasa tidak cukup. Sebagian orang berusaha untuk mengompensasi ‘kekurangan waktu’ dengan membuat jadwal harian yang terinci, hingga hitungan menit; tetapi seringkali malah membawa hasil yang sebalik-nya, kekurangan waktu, dan stress tambahan, walaupun lebih baik direncanakan.

Mantan Presiden Perancis Francois Mitterand (1916-1996) berkomentar, “Saya tidak pernah mengenakan jam tangan. Pecutan waktu hanya terjadi pada orang-orang yang membayangkan diri mereka sebagai kuda pacuan yang teraniaya.”

Sedang berlangsung?
Beberapa orang berlari-lari untuk menghemat waktu di sana sini. Dan suatu waktu saat mereka tiba di rumah setengah jam lebih awal, stress telah menguras energi mereka pada suatu titik dimana mereka akhirnya hanya dapat terhenyak di depan pesawat TV, nonton program yang tidak bermutu dan membiarkan iklan-iklan menghanyutkan mereka untuk percaya bahwa dengan membeli produk tertentu akan memberikan mereka kedamaian pikiran.

Dan, tentu saja pesawat TV-nya haruslah yang model terbaru yang berlayar datar. “Pada akhirnya, kita tidak memanjakan diri kita dengan barang yang lain lagi”

Tentulah akan jauh lebih baik bila kita memanfaatkan setengah jam ekstra itu untuk ngobrol dengan kawan lama yang kita temui saat sedang melakukan tugas pemasaran, atau pulang dengan mengambil jalan memutar yang lain dan mungkin akan dapat menikmati suasana sekitar yang menyenangkan.

“Isikan lebih banyak kehidupan ke dalam waktu Anda dan bukannya menjejalkan lebih banyak waktu ke dalam kehidupan Anda”

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa suatu kehidupan yang ada di jalur cepat akan membuat orang sakit. Tubuh bereaksi terhadap sebuah kehidupan yang tidak seimbang – hal ini termanifestasi pada kerontokan rambut, mungkin bahkan bisa berupa serangan jantung atau kanker.

Sebuah kehidupan yang seimbang membutuhkan suasana santai – misalnya untuk bermeditasi, momen-momen penuh dengan pengertian, gagasan spontan, hubungan antar manusia yang menyenangkan, dan udara segar.

Antoine de St. Exupery mengatakan, “Adalah hal bagus untuk tidak menganggap waktu “yang terbuang” sebagai sesuatu yang telah menggerogoti kita, tetapi sebagai sesuatu yang membuat kita jadi utuh.”

“Ya, saya ingin . . . . . tetapi saya tidak tahu dimana saya dapat menemukan waktu!” keluh banyak orang. “Tetapi sebelum saya sempat mengerjakannya, waktu sudah lewat.”

Bila kita tidak memiliki waktu untuk merenung – itu menandakan hidup kita tidak seimbang – maka itu adalah saatnya untuk memeriksa bagian mana yang kelebihan berat.

Bagaimana kita memanfaatkan waktu kita yang hanya 24 jam sehari? Hal-hal manusia apa yang telah mencuri waktu kita dari hal-hal yang seharusnya kita lakukan? Dan hal apa yang cukup penting untuk kita prioritaskan? ‘Pencuri waktu’ itu telah masuk dari mana ? Dan bagaimana kita bisa membiarkan pintu kita terbuka untuk mereka?

Berikut membahas hubungan antara waktu dan uang:
Uang atau suatu gaya hidup
“Uang membuat dunia berputar,” kata sebagian orang. Tetapi siapa yang menentukan peran utama apa yang ada dalam kehidupan pribadi seseorang?

Kita perlu mencari penghasilan untuk hidup. Adalah bijak untuk memberikan prioritas kepada hal-hal yang menuntut pembiayaan terbesar, dan kemudian pertimbangkan hal yang ‘sepele’; ini merupakan sebuah aturan sederhana untuk diikuti. Tetapi uang yang demi uang tidak boleh menjadi prioritas.

Orang secara keliru mempercayai bahwa dengan memiliki banyak uang, dan barang-barang yang bisa dibeli dengannya, membuat kita bahagia. Orang tertentu berharap bahwa uang dapat menggantikan semua yang telah hilang saat mereka mengejar uang – yaitu kesehatan dan perasaan damai dalam hati.

Ini merupakan sebuah paradoks bila seseorang ingin bekerja dalam waktu yang lama untuk menggantikan waktu bersantainya yang hilang. Coba tanyakan pertanyaan ini pada diri Anda sendiri: untuk menentukan keputusan masa mendatang berdasarkan waktu maupun uang, dapatkah uang memberi saya - atau orang lain - kedamaian? Apakah lebih baik bagi diri saya untuk mengambil cuti sehari yang tanpa dibayar? Seorang penulis menganjurkan untuk mengukur kekayaan seseorang dari banyaknya waktu yang ia miliki dan dapat ia tentukan.

George Orwell berkomentar, “Waktu bukan berputar lebih cepat dari sebelumnya, tetapi kita yang melewatinya dengan cara yang lebih terburu-buru” ini adalah PR untuk difikirkan.

“Itu semuanya baik,” beberapa orang-tua mengatakan, “tetapi Anda tidak punya petunjuk atas apa yang dituntut oleh anak-anak jaman sekarang terhadap orang-tua pada masa sekarang ini, dan alangkah mahalnya barang-barang yang mereka inginkan!”

Memang, kebutuhan dan kegiatan sekolah menghabiskan biaya, dan di atas segalanya itu, iklan telah memicu anak-anak muda ke dalam sub kesadaran mereka “itulah yang harus saya miliki.”

Tetapi merupakan suatu eksperimen yang berharga untuk mengetahui apa yang lebih dipilih oleh anak-anak: sebuah komputer game mahal yang menggambarkan monster-monster yang hebat atau menghabiskan beberapa malam bersama orang tuanya di gunung.

Sayangnya, banyak anak-anak yang sudah masuk perangkap iklan dan percaya bahwa mereka harus memiliki barang-barang itu, yang begitu memperolehnya, akan berubah menjadi suatu kekecewaan besar. Hal terbaik yang dapat diberikan kepada anak-anak adalah sesuatu yang mereka dambakan – waktu dan perhatian kita yang tidak terpecah.

Sekarang atau tidak sama sekali – “Dengan tiba-tiba jarum panjang dari jam berhenti di tempat yang sama dengan jarum kecil dan ia berkata, ‘akhirnya kita punya waktu!” (Anonim)

Berbagi waktu di tempat kerja
Bagian berikut ini relevan untuk pekerja bangsa Jerman, tetapi dapat juga diterapkan pada pekerja lain.

Dapatkah anda melewati hari-hari Anda dengan uang yang lebih sedikit, bekerja dengan waktu yang lebih sedikit untuk memperoleh lebih banyak waktu luang?

“Perwujudan kemiskinan manusia moderen adalah kurangnya waktu yang dimilikinya,” kata Ernst Ferstl.

Bekerja lebih sedikit untuk memperoleh lebih banyak waktu adalah tidak mungkin bagi banyak orang tua, khususnya bagi single parents dan bagi mereka yang bekerja dengan upah minimum. Orang-orang ini harus bekerja dalam waktu panjang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Tetapi bagi orang-orang tertentu telah menjadi suatu hal yang penting untuk dapat memanfaatkan waktu mereka dengan bijak, untuk memperbarui semangat hidup mereka, dan mengembangkan wawasan baru terhadap bagaimana dapat dengan lebih baik menjalani hidup mereka dengan kondisi yang mereka hadapi. (Heike Solinsky/The Epoch Times/bdn)

Menyebarkan Niat Baik




(Epochtimes.co.id)

Suatu ketika, seorang narapidana yang mengidap penyakit leukemia diantar ke rumah sakit kami. Pihak rumah sakit menemukan bahwa narapidana ini perlu melakukan transplantasi tulang sumsum. Walaupun dia adalah seorang penjahat, atas dasar perikemanusiaan, kita tetap harus membiarkan dia mendapatkan perawatan medis. Karenanya kami pergi ke Bank tulang sumsum negara untuk melakukan pencocokan. Diluar dugaan, kami mendapatkan ada yang cocok.


Oleh karena narapidana ini adalah penjahat kriminal kelas kakap, sebenarnya di dalam hati kecil kami juga merasa enggan menolongnya.

Dan ketika kami memberitahukan pendonor tentang identitas si penderita, kami mengingatkan kepadanya, “Anda boleh mengatakan ‘tidak’ jika Anda mengatakan tidak, maka persoalan ini selesai sampai di sini.”

Yang membuat orang sangat takjub adalah ucapan dari si pendonor, “Saya besedia, meskipun dia adalah seorang penjahat yang akan segera dihukum tembak. Asalkan dia masih bisa hidup sehari lebih, asalkan dia membutuhkan saya, saya tetap masih bersedia menjadi pendonornya.”

Seorang manusia yang memiliki kelapangan dada sedemikian besar, maka kami terpaksa melakukan transplantasi sumsum tulang bagi narapidana itu.

Setelah tansplantasi, reak-si dari narapidana itu sangat bagus. Ketika dia tahu bahwa meskipun pendonor sudah sangat jelas dengan identitasnya sebagai seorang narapidana, tetapi masih mau bermurah hati mendonorkan sumsum tulangnya, menyebabkan dia merasa sangat terharu dan menjadi insyaf.

Sejak itu di dalam penjara dia bekerja keras demi kemakmuran negara, kemudian dia masuk sekolah kejuruan perawat, setelah lulus dari sekolah perawat, dia mengajukan permintaan menjadi perawat pria di bagian transplantasi sumsum tulang di rumah sakit kami.

Sekarang dia sudah mengabdi di rumah sakit kami untuk beberapa tahun lamanya, pekerjaan utamanya adalah memberi penjelasan kepada seluruh penderita tentang tansplantasi sumsum tulang itu apa. Oleh karena dia sendiri pernah menjalani transplantasi sumsum tulang, maka hasil penjelasannya jauh lebih baik daripada yang diberikan oleh perawat-perawat pada umumnya.

Menyebarkan pikiran baik ternyata memiliki kekuatan yang sangat besar. Adanya sekilas pikiran baik untuk mendonorkan sumsum tulang, bukan hanya telah menolong sebuah nyawa, namun juga telah menolong merubah hati seseorang yang jahat menjadi baik. Dengan berkurangnya satu orang penjahat di muka bumi ini, maka ketenteraman hidup pun meningkat.

Hal tersebut mengingatkan saya ketika masih kuliah di Universitas Yale.
Pada suatu hari saat sedang menunggu lift, di samping saya berdiri seorang pria negro tinggi dan tampan mengenakan kemeja merah.

Saya bertanya kepadanya, “Anda hendak ke lantai berapa?”
Dia mengatakan lantai-9. Sewaktu saya katakan bahwa lantai itu adalah bagian penyakit anak-anak, dia berkata, “Memang benar! Saya akan pergi ke ruangan ICU penyakit anak-anak dan menjadi relawan di sana.”

Dia melanjutkan, “Dulu saya terlahir dalam kondisi sangat kritis, dan dirawat di rumah sakit ini selama lima bulan baru diijinkan pulang ke rumah. Sekarang saya sudah dewasa, maka saya hendak menjadi relawan di sini.

Hal ini memberi saya satu kesan yang sangat mendalam. Daerah pemukiman orang kulit hitam di sekitar Universitas Yale, acapkali dipandang sebagai daerah yang kurang aman bagi orang lain.

Dia memberitahu kepada saya, ketika itu para dokter semuanya menyebut dirinya sebagai anak “ratusan juta dollar”. Harus menghabiskan ratusan juta dollar untuk menancapkan selang guna menolong jiwa seorang anak yang kelak mungkin bisa menjadi seorang pemadat. Lantas apa gunanya? Sudahlah tidak perlu ditolong! Ini merupakan suara hati dari kebanyakan dokter.

Akan tetapi, kebijakan rumah sakit yang juga dengan pertimbangan perikemanusiaan telah memutuskan untuk memberikan pertolongan ini. Merasa sangat berterima kasih kepada orang-orang yang dulu telah bersedia menolongnya, sekarang dia merasa berkewajiban untuk membalas kebaikan ini kepada masyarakat.

Karena itu, banyak sekali persoalan di dunia ini yang tidak bisa diukur dengan uang.
Jika menggunakan uang sebagai tolok ukur, maka di dunia ini hanya akan ada beberapa persoalan saja yang cukup berharga untuk dilakukan. Setidaknya jika masalah ini tidak ada sangkut pautnya dengan Anda, maka Anda pasti akan merasa bahwa hal itu tidak cukup berharga untuk dilakukan.

Seperti halnya pemuda itu, dia kembali ke rumah sakit itu menjadi relawan, tidak peduli seberapa besar pengorbanan yang bisa dia lakukan, tetapi justru hanya dari ketulusan niatnya ini, telah mengharukan entah berapa banyak orang!

Sesungguhnya besar kecilnya niat baik yang ada bu-kanlah yang utama, yang ter-penting adalah usaha untuk selalu menyebarkan niat baik ini dalam kehidupan ini. (Minghui.net/lin)

TABIAT BURUK DAN MENCABUT PAKU




(Epochtimes.co.id)

Suatu hari, Harry menjadi sangat marah karena saat bermain bola basket teman sekelasnya tanpa sengaja telah menjatuhkan kaca matanya, dia hampir memukul temannya itu, beruntung tidak sampai terjadi perkelahian setelah dilerai. Ketika saya mengajar dalam kelas, saya menceritakan sebuah kisah kepada seluruh kelas:


Ada seorang anak lelaki berwatak sangat temperamental, sering kali menjadi marah besar hanya karena permasalahan yang sepele, oleh karena itu semua teman sekelasnya tidak menyukai dirinya.

Ayah anak lelaki tersebut sangat ingin sekali merubah tabiat buruk dari anaknya itu, maka dia menyerahkan sekantung paku kepada anaknya, dan memberitahukan, setiap saat ketika dia marah, tancapkan sebuah paku di pagar halaman belakang, kemudian mengingatkan diri sendiri untuk tidak boleh cepat menjadi marah.

Pada hari pertama, di luar dugaan, anak lelaki tersebut telah menancapkan paku sebanyak 38 batang! Dia sendiri pun merasa sangat malu, lalu dia memutuskan bertekad untuk memperbaiki keadaan ini.

Hari demi hari telah terlewati, anak lelaki ini benar-benar menuruti nasehat ayahnya, setiap kali menjadi marah, segera menancapkan sebuah paku, serta berusaha mengendalikan emosinya.

Berangsur-angsur, jumlah paku yang dia tancapkan berkurang, dan anak lelaki itu juga menemukan bahwa mengendalikan emosi diri jauh lebih mudah dari pada menancapkan paku-paku itu.

Akhirnya pada suatu hari, anak lelaki tersebut sudah tidak butuh menancapkan paku-paku itu lagi, karena dia sudah tidak bakal kehilang kesabaran untuk menjadi marah.

Dengan sangat girang anak lelaki ini memberitahukan hal ini kepada ayahnya, sambil tersenyum ayahnya menepuk-nepuk pundak anaknya dan berkata, “Sangat bagus sekali, mulai sekarang setiap kali dirimu menemui masalah dan bisa mengendalikan emosi diri sendiri, cabutlah sebuah paku yang berada di pagar.”

Dua bulan kemudian, dengan wajah penuh senyuman anak lelaki ini muncul di depan ayahnya, dia akhirnya berhasil mencabut semua paku yang berada di pagar halaman belakang.

Ayahnya menggandeng tangannya pergi ke halaman belakang dan berkata, “Kamu melakukan dengan sangat baik sekali, kamu benar-benar adalah anak yang baik. Lihatlah, seringkali jika kita mudah menjadi marah, kita bisa seperti paku-paku ini, meninggalkan bekas yang dalam. Jika hari ini kamu membawa pisau menusuk seseorang, maka tidak peduli di kemudian hari bagaimana kamu berusaha menutupi kesalahan ini, menyampaikan beberapa kali permintaan maaf yang tulus pun, bekas luka itu tak akan bisa hilang untuk selamanya.

Sakit hati yang disebabkan oleh perkataan yang kita ucapkan akan melukai orang sama seperti halnya luka yang disebabkan oleh tusukan pisau, yang akan membuat banyak orang tidak sanggup menerima bahkan dapat menimbulkan dendam.”

Selesai menceritakan tentang kisah ini, dan setelah mendiskusikan dengan para murid, saya membuat suatu kesimpulan sebagai berikut:
Karena luapan amarah sesaat yang tak terkendali, manusia mempunyai dua konsekuensi: jika ringan, ia akan kehilangan persahabatan dengan teman karibnya, jika berat maka berarti ia telah melakukan suatu kesalahan besar yang akan disesali seumur hidup.

Dalam acara televisi sering diberitakan anak-anak muda yang melakukan kejahatan perkelahian karena emosi darah muda yang tak terkendali, mereka akhirnya dijatuhi hukuman penjara.

Menyesal pun sudah terlambat! Untuk itu kita semua harus melatih kemampuan mengendalikan diri, segala sesuatu persoalan harus dihadapi dan diselesaikan dengan tenang dan tanpa emosi.
(The Epoch Times/lin)

PERMASALAHAN BENAR DAN SALAH




(Epochtimes.co.id)

Makan bersama dengan teman-teman atau rekanan ada banyak bentuknya, tetapi saya masih lebih menyukai bentuk yang saling menyemangati dan berbicara dari hati ke hati, akhirnya setelah selesai makan, saat hendak berpisah, kita saling tersenyum mengerti, hati dipenuhi dengan perasaan senang dan damai, kita saling mengerti bahwa dalam kehidupan yang nyata ini kita sedang berusaha, kemudian memiliki lebih banyak dorongan tidak henti-hentinya untuk maju ke depan.


Tetapi ada semacam obrolan yang sangat tidak saya senangi, mengobrol tentang permasalahan benar dan salah, tentang gosip, tentang orang ini bagaimana dan orang itu bagaimana, walaupun di dalam kehidupan ini memang terdapat manusia, persoalan dan benda-benda yang menyebabkan pertikaian, walaupun setiap tahun selalu terdapat banyak sekali kekacauan yang berada di seputar kita.

Ada orang yang tidak sabar untuk memperebutkan menang dan kalah, ada orang yang merasa di atas angin dan tidak mau memaafkan orang, ada orang yang berlaku licik untuk menyelamatkan diri, ada orang yang bicaranya sangat keras dan menyakitkan, ada orang yang senang menatap orang lain dengan tatapan yang tajam atau sinis, tetapi mereka semua telah lupa untuk melihat tingkah laku dirinya sendiri.

Ini mungkin adalah watak dasar jahat dari manusia, yang lebih senang mendengarkan persoalan benar dan salah dari orang lain, mengritik kesalahan orang lain. Meskipun topik semacam ini juga telah mengungkapkan banyak sekali fakta dan keadaan yang tidak diketahui oleh dunia luar, akan tetapi setelah mengikuti makan bersama semacam ini, perasaan bukan menjadi senang, sebaliknya dalam hati akan timbul semacam kesedihan dan ketidak berdayaan.

Mendengarkan orang lain membicarakan orang lain, dengan topik, kejadian dan kritikan yang sama, dimana sudah pernah saya dengar berulang-ulang, walaupun orang yang dibicarakan itu memang sesungguhnya adalah demikian, tetapi, orang lain itu justru bagaikan sebuah cermin, merefleksikan hati kita sendiri – apakah kita bersyukur? Gembira? Marah? Iri? Tidak peduli jenis yang manapun, kesemuanya bukan perasaan yang saya dambakan.

Karena ada eksistensi manusia, maka baru ada hati manusia, tetapi setelah dilihat-lihat, maka masalah antara manusia dengan manusia, hanyalah itu itu saja. Saya marah terhadap diri saya yang berada dalam keadaan itu, bukan hanya tidak dapat mengalihkan topik pembicaraan kepada hal-hal yang positif, juga hanya bisa bungkam seribu bahasa.

Dipikir-pikir secara mendalam, “Menutupi kekurangan dan memberitakan kebaikan” sungguh adalah kebajikan yang jarang ada. Bagaimanapun, setelah mengetahui pihak lawan adalah orang yang bagaimana, selain tidak mengikuti jejaknya, juga tidak memanas-manasi keadaan, tidak membicarakan dan tidak menyebarluaskan kejelekan pihak lain, berusaha sedapat mungkin melihat sisi kebaikan dia, tidak memikirkan sisi kejelekan dia, di manapun kita berada selalu memberitakan perbuatan kebajikan, ini sungguh bukan hal yang mudah.

Banyak sekali orang yang merasa senang jika melihat orang lain berbuat kesalahan, melakukan tindakan yang memalukan, tidak senang orang lain membicarakan kekurangan kita, akan tetapi jika mendengarkan orang lain sedang mengatai seseorang, dengan segera kita tambahkan untuk beberapa kata, mencelakakan orang yang sudah dalam keadaan gawat, untuk memamerkan bahwa diri sendiri lebih tahu dari pada yang lain.

Akan tetapi, kebiasaan “mengritik” dan “mengadu kekurangan” semacam ini, dapatkah disebut baik? Perkataan dan perbuatan yang bagaimana baru benar-benar bisa membantu orang lain? Prinsip yang berada di depan mata, mengapa saya tidak dapat melaksanakan?

Perkataan yang sangat sederhana tetapi memiliki bobot yang sangat berat : Lebih banyak melihat kebaikan orang lain, sedikit melihat kekurangan orang lain. Saya kira tidak peduli bagaimanapun juga, saya harus melakukan dengan baik, jika kita tidak bisa merubah lingkungan, setidaknya kita harus bisa menjaga sikap kita. (Xiao Suo/The Epoch Times/lin)

LEMAH LEMBUT MENAKLUKKAN KERAS HATI

(Epochtimes.co.id)

Oleh karena di dunia ini ada sebagian orang yang senang menindas yang lemah tetapi takut pada yang kuat, maka dari itu membuat orang-orang timbul semacam kesalahpahaman, mengira bahwa dengan keras menanggulangi (melawan) yang keras akan menunjukkan bahwa dia seorang yang pandai.

Sebenarnya orang kuat yang benar-benar kuat akan menggunakan kelembutan untuk mengatasi kekerasan, hal itu baru benar-benar menunjukkan dia adalah seorang yang bijak!

Di dalam buku Lao Zi menjelaskan tentang “lemah lembut mengungguli keras hati”, dikatakan bahwa:

“Di dunia ini yang paling lemah lembut adalah air, yang keras dan kuat tidak selalu bisa menang, jika posisi ini ditukar. Lemah bisa menjadi lebih kuat, lembut bisa menjadi lebih keras, semua orang tidak ada yang tidak tahu, tidak semua bisa melaksanakan.”

Lebih lebih jika seseorang sedang berada pada posisi yang lemah dan dalam keadaan yang tidak menguntungkan, ia hanya bisa menggunakan ‘memakai lembut menanggulangi keras’ barulah ada jalan menuju kemenangan.

Hati seseorang yang baik dan murni adalah semacam kekerasan dalam kelembutan, dia bisa memenangkan segala kekuatan dan kekerasan apapun yang ada di dunia ini.

Di suatu malam yang gelap gulita, seorang laki-kaki yang biasa merampas milik orang lain sedang menguntit seorang wanita di sebuah stasiun metro. Dia mengikuti wanita itu turun di sebuah stasiun kecil yang amat sepi.

Ketika itu, malam sudah larut dan sepi, dia bersiap-siap melakukan kekerasan di daerah itu. Dia bergegas melangkah melampaui wanita itu, tidak terduga wanita tersebut mendadak membalikkan badan.

Dengan nada yang amat tulus dan menaruh kepercayaan wanita itu mengutarakan permohonan kepada dia, malam telah larut orang yang berlalu lalang sangat sedikit, seorang wanita bila menempuh perjalanan seorang diri kurang aman, dia sangat senang bisa bertemu lelaki itu di sini, dan memohon kepada lelaki itu untuk mengantarkan dia sepanjang perjalanan.

Tingkah laku dari wanita tersebut, membuat lelaki yang bersiap-siap merampas ini seketika itu kehilangan akal, dan bingung, hanya menganggukkan kepala menyanggupi.

Di sepanjang perjalanan, wanita itu memperlakukan lelaki itu bagai teman yang sudah lama dikenal dan berbincang-bincang dengan akrabnya, sama sekali tidak ada maksud menganggap lelaki itu sebagai orang jahat apalagi menaruh waspada terhadap dia. Hal tersebut telah membuat lelaki yang sebenarnya ingin melakukan kejahatan terhadap wanita tersebut, tanpa disadari telah mengantar wanita tersebut hingga di depan pintu rumahnya, dan dari awal hingga akhir tidak melakukan suatu tindakan apapun yang asusila.

Setelah kejadian itu, lelaki tersebut mengingat kembali dan berkata, dia sebenarnya ingin melakukan kekerasan terhadap wanita tersebut, akan tetapi gerak-gerik tingkah laku yang baik dan tulus dari wanita ini, telah membuat sifat kemanusiaan yang terpendam di dalam hatinya itu tergugah dan membuat dia telah membatalkan semua niat jahatnya.

Wanita tersebut dalam situasi yang genting telah menunjukkan hati yang tulus dan baik, telah menggugah sisi kebaikan dari sifat kemanusiaan pria itu, juga di dalam situasi yang sangat sulit telah menolong diri dia sendiri.

Cara yang digunakan wanita itu adalah mengunakan lembut menanggulangi keras untuk mengubah lelaki itu, sehingga membuat dirinya terhindar dari bencana.

Ada sebuah ungkapan mengatakan, “Empat liang (4 x 50 gram) menggerakkan seribu kati”, yang dibicarakan di sini adalah prinsip ‘kelembutan menaklukkan kekerasan’. Menelusuri sejarah, tidak sulit bisa kita temukan, acapkali orang yang sangat keras mudah sekali ditaklukkan dan dimanfaatkan oleh orang yang lemah lembut.

Untuk membawa diri dalam masyarakat lebih dibutuhkan kemahiran menggunakan kelembutan untuk menaklukkan kekerasan.

Kebanyakan orang yang bersikap keras, perasaan hatinya mudah tersentuh maka akan sangat mudah membuat orang menjadi kehilangan akal budi, hanya berdasarkan emosional sesaat ia telah memutuskan melakukan atau tidak melakukan suatu hal, ini merupakan ciri-ciri khas dari orang yang sifatnya keras, kebetulan juga merupakan titik kelemahan yang mematikan.

Sebongkah batu besar jika jatuh di atas setumpuk kapas, maka bisa dengan mudah terbungkus oleh kapas. Bila memakai kekerasan untuk menaklukkan kekerasan maka kedua-duanya akan menderita kerugian.

Jika menjumpai suatu masalah, lebih-lebih dalam keadaan yang sangat mendesak, mereka yang mengerti akan menggunakan kelembutan untuk menaklukkan kekerasan, itu baru merupakan manifestasi dari seorang yang bijak (arif). (Xiao Suo/The Epoch Times/lin)

BERANI MENANGGUNG AKIBAT




(Epochtimes.co.id)

Sudah lama saya tidak berjumpa dengan teman saya Kevin. Pada suatu pertemuan tidak terduga, saya mengetahui bahwa setelah dia menikah, istrinya telah melahirkan seorang bayi perempuan prematur dengan berat hanya 500 gram.


Selain menghabiskan biaya yang sangat besar, suami-istri berdua juga letih sekali karena harus banyak mondar-mandir, hati merasa cemas.

Saya mendengarkan Kevin bertutur dengan sangat tenang, terharu bahwa walaupun dia tahu kesempatan hidup bayi itu sangat kecil, mereka tetap saja mencari dana kian kemari untuk menanggulangi segala kesulitan. Tidak melepaskan jiwa kecil ini.

Meskipun anak perempuannya itu pada akhirnya harus meninggalkan mereka, tetapi mereka telah berusaha sekuat tenaga. Kevin menghadapi kenyataan itu dengan tenang dan damai, diam-diam mengucapkan selamat tinggal kepada anaknya itu dan mendoakannya agar bisa memulai kehidupan barunya dengan bahagia.

Begitu juga halnya dengan yang pernah saya baca satu artikel di The Epoch Times yang sangat mengharukan. Kisahnya sebagai berikut:

Seorang ibu berusia 50-an telah mengeram hidup cucunya yang seukuran saku dan memiliki berat hanya 630 gram.

Zhou Yulan yang berusia kira-kira 50-an tahun berasal dari propinsi Henan kabupaten Ping Yu, mempunyai menantu hamil tujuh bulan yang terus-menerus mengalami pendarahan hebat, sehingga anaknya dilahirkan melalui operasi Caesar.

Cucu kecilnya ketika lahir berat badannya hanya 630 gram, pernafasan dan detak jantungnya sangat lemah, dokter menyarankan mereka untuk memindahkan bayi itu ke rumah sakit besar untuk diselamatkan.

Menantunya masih harus mendapat pertolongan dan perawatan di rumah sakit itu. Zhou Yulan membiarkan anak lelakinya menjaga menantunya. Dia sendiri membawa cucunya pergi berobat ke rumah sakit yang berada di kota.

Dokter memastikan anak itu kekurangan oksigen dan menyarankan agar segera masuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Akan tetapi oleh karena Zhou Yulan tidak bisa membayar uang jaminan rumah sakit sebesar puluhan ribu yuan, dia terpaksa menggendong cucunya itu meninggalkan rumah sakit.

Ketika itu nafas dan detak jantung cucunya sesak dan sangat lemah, dia lalu menggunakan nafasnya sendiri menghangatkan bayi kecil itu.

Mula-mula dia mengambil nafas, kemudian perlahan-lahan ditiupkan ke mulut dan pinggir hidung cucunya. Mungkin juga si kecil itu dapat merasakan kasih dan harapan yang dibawakan oleh neneknya itu, akhirnya dia mulai perlahan-lahan bernafas sendiri.

Zhou Yulan meletakkan cucunya itu di atas perutnya. “Sama seperti ayam yang sedang mengerami telurnya”, memberikan panas tubuhnya kepada cucunya.

Setelah selama satu minggu lebih menggunakan cara demikian, Zhou Yulan baru berani membungkus cucunya itu dengan selimut katun dan selimut kapas, kemudian memeluk dan mendekapnya dengan erat di dadanya.

Demikianlah Zhou Yulan menggunakan panas tubuhnya memperlakukan cucunya yang hanya “setelapak tangan” besarnya itu bertahan hidup dan selamat melewati 9 hari masa kritisnya.

Pada umumnya, bayi prematur dengan berat badan di bawah 750 gram sangat rentan sekali kemungkinan untuk bisa hidup. Zhou Yulan meskipun tidak bisa membayar uang jaminan rumah sakit, ia tidak menjadi sedih dan patah semangat.

Di jaman sekarang banyak sekali keluarga yang karena tidak dapat melunasi hutang-hutangnya, menjadi putus asa, tidak sanggup menghadapi penderitaan hidup, lalu mengambil jalan pintas, bunuh diri bahkan mengajak serta anak istri.

Beberapa bulan lalu, di desa Guan Yin kabupaten Tao Yuan telah terjadi tragedi keluarga yang mati dengan membakar diri, di dalam mobil tempat kejadian, telah ditemukan sisa arang dan obat tidur.

Manusia saat dalam kesengsaraan memang akan merasa sangat tidak enak, tetapi mampu atau tidaknya seseorang untuk melewati kesengsaraan itu, acapkali hanya terpaut pada perbedaan sekilas pikirannya.

Yang dikhawatirkan adalah bila orang itu menyerah begitu saja, jika ia berkeinginan melewati pasti bisa terlewati.

Hanya saja di dalam prosesnya itu, mungkin Anda harus lebih banyak menderita, tetapi sesungguhnya menderita itu juga bukanlah sesuatu hal yang jelek.

Ketika mengalami keada-an sulit, hati harus tetap tenang, jangan mempunyai perasaan telah diperlakukan tidak adil, menyalahkan pihak lain. Jangan menghadapi kesulitan dengan sikap yang tanpa berupaya apa pun, dengan demikian maka akan muncul suatu kesempatan untuk merubah masalah menjadi lebih baik, datangnya kesempatan untuk merubah semacam ini acapkali karena adanya keberanian untuk menanggung akibat.

Zhou Yulan, dengan upayanya yang tidak takut menghadapi penderitaan akhirnya berhasil menyelamatkan nyawa cucunya. Bila kita amati lebih seksama, apalah arti penderitaan itu jika karenanya ia lalu dapat menyelamatkan satu jiwa yang nilainya jauh lebih berharga? (Xiao Xiao/The Epoch Times/lin)


Sabtu, 04 April 2009

Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi Kasih menutupi segala pelanggaran

“Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi Kasih menutupi segala pelanggaran”
(Amsal 10:12)

Seorang Pria dan kekasihnya menikah dan acara pernikahannya sungguh megah.
Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut.
Suatu acara yang luar biasa mengesankan.

Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalan tuxedo hitam yang gagah.
Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.

Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya.
“Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan,”
katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.
“Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia……”
Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikan mereka bersama.
Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.
Besok Pagi ketika sarapan, mereka mulai siap mendiskusikannya.
“Aku akan mulai duluan ya”, kata sang istri.
Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sampai 3 halaman….. Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya,
ia memperhatikan bahwa air mata suaminya mulai mengalir….
“Maaf, apakah aku harus berhenti ?” tanyanya…
“Oh tidak, lanjutkan….” Jawab suaminya.
Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia “Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu”.
Dengan suara perlahan suaminya berkata “Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berfikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang…….”
Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya.
Bahwa suaminya menerimanya apa adanya ….ia menunduk dan menangis….

Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depresi, dan sakit hati. Sesungguhnya tidak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan.

Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita ? Kita akan menjadi orang yang lebih berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan hal-hal yang buruk.

Sophie Beatrix Rundengan
(Sumber : Renungan Harian)

Minggu, 29 Maret 2009

::::9 Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif::::

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut…

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.
Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:

1. Hidup di saat ini.
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.

4. Jangan berdiam diri.
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus pada hal-hal positif.
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.

7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

10 karakteristik yang MENARIK dan DISUKAI banyak orang.

THIS IS KILLER! TRUST ME!
IMPLEMENT IT AND FEEL THE DIFFERENCE!...

ada karakteristik yang disukai semua orang... karakteristik ini berlaku secara general baik bagi pria maupun wanita...

saya tidak hanya akan menuliskan karakteristiknya saja, melainkan juga KEBALIKAN nya untuk menjaga CONTRAS keduanya.

here we go!

10 KARAKTERISTIK yang MENARIK dan DISUKAI banyak orang.

Pertama,
Good MOOD

Pernahkah kalian bertemu seseorang yang TAK PEDULI SEBERAPA FRUSTRASI nya dia, dia tetap menemukan CARA untuk TERSENYUM dan GEMBIRA?

seseorang yang berkata "yah emang susah sih... tapi BISA LAAA!!!"

atau

"wah ga tau nih bakal kayak gimana tapi BODO LA! Apapun yang terjadi tetep JALAN!"

atau

"WAH! HARI INI GUE DIPECAT! sedih sih... tapi seneng juga bisa cari kerjaan baru... entar malem ke X2 yu? lu yang traktir ya... gue kan pengangguran sekarang!"

hmm...

dan pernahkah kalian bertemu seseorang yang SEBERAPA BERUNTUNGNYA DIA tapi SELAAAAAALU SAJA MENGELUH?

seseorang yang berkata "HAAAAH! NAIK GAJI TAPI TETEP AJA GA CUKUP!" dan semacamnya...

seperti kalian tau, EMOSI itu MENULAR...

jika kalian dapat MEMANCARKAN emosi POSITIF seakan TIDAK ADA HAL APAPUN yang dapat MERENGGUT KEBAHAGIAAN kalian, maka WANITA akan lebih TERTARIK dengan kalian!

so BE HAPPY and STOP COMPLAINING!

Jadilah Pria yang SELALU melihat sisi POSITIF dari semua HAL NEGATIF yang ditemuinya.

Kedua,
TIDAK BERUSAHA MENGAMBIL SIMPATI orang lain...

Banyak orang Melakukan hal hebat!

tapi sayangnya mereka TERLALU BERLEBIHAN dalam "membanggakan" prestasi mereka!

orang yang INGIN MENDAPATKAN SIMPATI orang lain dengan MENONJOLKAN DIRI atau VALUE nya adalah JUSTRU orang yang TIDAK MENARIK.

Orang yang dapat MENAHAN "gejolak" untuk MEMAMERKAN prestasi mereka SEHEBAT APAPUN ITU dan MAMPU untuk "stay in control", adalah JUSTRU lebih menarik.

BE ATTRACTIVE but STAY LOW KEY.

Ketiga,
TIDAK BERUSAHA untuk SELALU memberikan PENDAPAT terhadap SEMUA masalah orang lain.

Ini adalah HAL yang vital!

kebanyakan orang mempunyai pikiran yang salah...

jika TEMAN kalian menceritakan MASALAH mereka atau CURHAT, itu bukan berarti mereka MEMINTA PENDAPAT KALIAN, itu berarti mereka INGIN merasakan EMPATI atau RASA PEDULI kalian!

kebanyakan orang jika mendengarkan orang lain menceritakan masalah mereka, maka DENGAN SEGERA orang tersebut berkata:

"WAH SEHARUSNYA BEGINI!"

atau

"WAH SALAH TUH! YANG BENER BEGINI"

dan SUDAH DAPAT DITEBAK bahwa orang yang menceritakan masalah mereka akan diam merasa TIDAK NYAMAN...

Jika ada teman kalian atau WANITA menceritakan masalahnya kepada kalian, tunjukanlah empati dan rasa peduli kalian kepadanya dan jangan LANGSUNG memberikan PENDAPAT KALIAN!

tunggu sampai dia BERTANYA, barulah kalian berikan pendapat kalian!

Rabu, 25 Maret 2009

Segala sesuatu indah pada waktunya....

SUATU KETIKA KITA MEMINTA PADA TUHAN...
TUHAN, BERIKAN AKU LANGIT YANG CERAH...
TETAPI YANG DIA BERIKAN...
AWAN GELAP DISAMBUT HUJAN....

KETIKA KITA MEMINTA....
TUHAN BERIKAN AKU BURUNG KECIL TUK DENDANGKAN LAGU....
TETAPI YANG DIA BERI....
ULAT KECIL DIAM NAN MEMBISU...

KITA PUN MERASA KECEWA, PUTUS ASA, SEAKAN TIADA ASA YANG TERSISA...

TETAPI SEGALANYA BERUBAH....
HUJAN PUN BERGANTI DAN...
RANGKAIAN WARNA BERSAMBUT DALAM PELANGI...

TUHAN PUNYA RENCANA...

ULAT KECIL PUN TUMBUH DAN...

MENJADI KUPU - KUPU YANG ANGGUN KEPAKKAN SAYAPNYA....

SUNGGUH TUHAN PUNYA RENCANA...

KETIKA MELIHAT BETAPA INDAHNYA ALAM INI...
BETAPA SYAHDU NYA KEHIDUPAN INI....
KITA PUN BERGUMAM

"SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTUNYA"

KETIKA KITA TELAH BERUSAHA SEKUAT TENAGA TUK RAIH YANG KITA DAMBA...
KETIKA KITA BERUSAHA KERAS MENDAPATKAN JABATAN DI PERUSAHAAN...
KETIKA KITA BERUPAYA MENDAPATKAN NILAI A DI TIAP PELAJARAN...
KETIKA KITA BERJUANG TUK DAPATKAN CINTA SEORANG WANITA...

KETIKA KITA TELAH BERDOA DAN MEMINTA PADA-NYA...
NAMUN KERAP KALI APA YANG DIA BERIKAN TAK SEPERTI YANG KITA PINTA...

DAN KITA PUN MARAH PADA-NYA... MENGAPA!!!!!
AKU SUDAH MENGORBANKAN RAGAKU TUHAN!!!!
BATINKU TUHAN!!!!
BAHKAN AKU TELAH MEMINTANYA PADAMU TUHAN!!!!!

TETAPI RENUNGKANLAH...

"SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTUNYA"

MUNGKIN APA YANG KITA DAMBAKAN BUKAN LAH YANG TERBAIK UNTUK KITA SAAT INI...
MUNGKIN JABATAN ITU BUKANLAH YANG TERBAIK UNTUK KITA KINI...
MUNKIN NILAI A DI SETIAP PELAJARAN BUKANLAH YANG TERBAIK UNTUK KITA KINI...
MUNGKIN WANITA ITU BUKANLAH YANG TERBAIK UNTUK KITA KINI...

KARENA TUHAN SELALU PUNYA RENCANA...
DAN RENCANA-NYA BUKANLAH RENCANA KITA...
TETAPI RENCANA TERSEBUT TERBAIK BAGI KITA...

SEBAB

"SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTUNYA"

MAKA AMBILLAH SEJUMPUT ASA TERSEBUT DAN KEMBALILAH MELANGKAH....

KARENA TUHAN LAH SANG ADIL...
DAN IA TAKKAN BERPALING DARI UMAT-NYA...

Selasa, 24 Maret 2009

Kekasih STANDARD Vs Kekasih SEJATI

Kekasih standard selalu ingat senyum diwajahmu
Kekasih sejati juga mengingat wajahmu waktu sedih
Kekasih standard akan membawamu makan makanan yang
enak-enak
Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang
kamu suka
Kekasih standard setiap detik selalu menunggu
telpon dari kamu
Kekasih sejati setiap detik selalu teringat ingin
menelponmu
Kekasih standard selalu mendoakan mu kebahagiaan
Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan
Kekasih standard mengharapkan kamu berubah demi dia
Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk
kamu
Kekasih standard paling sebal kamu menelpon waktu
dia tidur
Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang
kamu baru telpon?
Kekasih standard akan mencarimu untuk membahas
kesulitanmu
Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan
kesulitanmu
Kekasih standard selalu bertanya mengapa kamu
selalu membuatnya sedih?
Kekasih sejati akan selalu mananyakan diri sendiri
mengapa membuat kamu sedih?
Kekasih standard selalu memikirkan penyebab perpisahan
Kekasih sejati memecahkan penyebab perpisahan
Kekasih standard bisa melihat semua yang telah dia
korbankan untukmu
Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu
korbankan untuknya
Kekasih standard berpikir bahwa pertengkaran
adalah akhir dari segalanya
Kekasih sejati berpikir, jika tidak pernah
bertengkar tidak bisa disebut cinta sejati
Kekasih standard selalu ingin kamu disampingnya
menemaninya selamanya
Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa
disampingmu menemanimu
kekasih standard selalu berusaha menjanjikanmu
yang selama ini kau impikan
kekasih sejati akan berhati-hati dalam berjanji
karena dia tidak ingin kau kecewa
kekasih standard akan membahas semuanya denganmu
kekasih sejati tidak ingin kau memikirkan
apa-apa,dia sudah menyiapkan semuanya untukmu
kekasih standard akan merindukanmu ketika kau jauh
kekasih sejati akan tetap merindukanmu bahkan
ketika kau didekatnya

kaskuser yg mn nih? :p

10 kunci kebijaksanaan cinta

Ketika seseorang berfikir
tentang
"cinta", seorang bijak justru menemukan
10 kunci kebijaksanaan cinta dalam
kehidupannya. Ia berpesan, "Jangan
pernah kamu melupakan kesepuluh kunci
ini ketika kamu mulai berfikir untuk
mencintai seseorang",


1. Sangatlah menyakitkan mencintai
seseorang, tetapi ia tidak mencintai
kita. Namun lebih menyakitkan bila
mencintai tetapi tidak memiliki
keberanian untuk menyatakannya.

2. Hanya perlu satu menit untuk
menghancurkan seseorang karena cinta,
satu jam untuk menyukai seseorang atau
satu hari untuk mencintainya. Tetapi
membutuhkan waktu seumur hidup untuk
memulihkan luka-luka karena cinta.
Melupakan bukan selalu berarti
memaafkan. Maka jangan pernah lari dari
kenyataan cinta.

3. Mungkin Tuhan menginginkan kita
untuk bertemu dengan orang yang tidak
tepat sebelum kita menemukan orang yang
tepat. Supaya ketika kita bertemu
dengan
orang yang tepat kita akan sadar betapa
berharganya anugerah itu.

4. Cinta adalah ketika kamu
menerima seluruh kelemahan kekasihmu,
memeluknya sambil berkata "apapun yang
terjadi aku tetap mencintai kelemahan
mu" dan selalu ada air mata yang
menyertai "Aku Cinta Padamu".

5. Benarlah bahwa kita tidak tahu
apa yang kita dapatkan sampai kita
kehilangan itu, Tetapi benar juga bahwa
kita tidak tahu apa yang hilang sampai
itu ada. maka sadarlah yang terbaik
adalah yang Tuhan berikan bagi kita.

6. Janganlah mengharapkan cinta
sebagai balasan, tunggulah sampai cinta
itu bertumbuh dalam hatinya,jika tidak
pastikan bahwa cinta itu tetap tumbuh
dalam hatimu. Cinta yang murni adalah
cinta yang hanya mengenal satu kata,
yaitu "Memberi"

7. Ada hal yang ingin kamu dengar
dari dia, tetapi dia diam seribu
bahasa,
walau demikian janganlah kamu menjadi
tuli ketika seseorang meneriakkan cinta
dihatimu.

8. Jangan pernah berkata "Selamat
tinggal" jika hatimu masih ingin
mencobanya, jangan menyerah ketika kamu
merasa masih dapat maju. Jangan pernah
berkata "Aku tidak mencintaimu lagi"
kalau kamu tidak dapat membiarkannya
pergi untuk selamanya.

9. Cinta datang kepada mereka yang
masih mempunyai harapan, walaupun 1001
kali mereka dikecewakan, kepada mereka
yang masih percaya meskipun mereka
telah
dikhianati, kepada mereka yang memiliki
keberanian untuk membangun kepercayaan
"sekali lagi" ketika kekecewaan itu
ada.

10. Permulaan cinta adalah
membiarkan mereka yang kita cinta
menjadi diri mereka sendiri, orang
berbahagia karena cinta tidak pernah
memiliki seluruh apa yang mereka
impikan, mereka hanya melakukan 1 hal
yaitu cinta yang cukup untuk menutup
kelemahan kekasih mereka .....(=^0^=)


hope be an inspiration 4 all

Semoga memberikan inspirasi bwt smua org

Perbedaan Suka Cinta n Sayang

Saat kau MENYUKAI seseorang, kau
ingin memilikinya untuk keegoisanmu
sendiri.

Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau
ingin sekali membuatnya bahagia dan
bukan untuk dirimu sendiri.

Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan
melakukan apapun untuk kebahagiaannya
walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

Saat kau menyukai seseorang dan berada
disisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"

Saat kau menyayangi seseorang dan
berada disisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"

Saat kau mencintai seseorang dan
berada disisinya maka kau akan
menggenggam erat tangannya...

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan
berkata "Sudahlah, jgn menangis."

SAYANG adalah saat ia menangis dan kau
akan menangis bersamanya.

CINTA adalah saat ia menangis dan kau
akan membiarkannya menangis dipundakmu
sambil berkata, "Mari kita selesaikan
masalah ini bersama-sama. "

SUKA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata,"Ia sangat cantik/tampan
dan menawan."

SAYANG adalah saat kau melihatnya kau
akan melihatnya dari hatimu dan bukan
matamu.

CINTA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata,"Buatku dia adalah
anugerah terindah yang pernah Tuhan
berikan padaku.."

Pada saat orang yang kau SUKA
menyakitimu,maka kau akan marah dan
tak mau lagi bicara padanya.

Pada saat orang yang kau SAYANG
menyakitimu,engkau akan menangis
untuknya.

Pada saat orang yang kau CINTAI
menyakitimu,kau akan berkata,"Tak apa
dia hanya tak tau apa yang dia
lakukan."

Pada saat kau suka padanya, kau akan
MEMAKSANYA untuk menyukaimu.

Pada saat kau sayang padanya, kau akan
MEMBIARKANNYA MEMILIH.

Pada saat kau cinta padanya, kau akan
selalu MENANTINYA dengan setia dan
tulus...

SUKA adalah kau akan menemaninya bila
itu menguntungkan.

SAYANG adalah kau akan menemaninya di
saat dia membutuhkan.

CINTA adalah kau akan menemaninya tak
perduli bagaimana pun keadaanmu.

SUKA adalah hal yang menuntut.

SAYANG adalah hal memberi dan menerima.

CINTA adalah hal yang memberi dengan rela

tq 4 audy

moga2 ja bs jd inspirasi ^^

TIPS untuk Hidup lebih baik :

1. Berjalanlah 10-30 menit setiap hari. Dan saat berjalan, tersenyumlah. Itu adalah kunci anti depresi yang paling baik.

2. Duduk dan merefleksikan diri dalam keheningan minimal 10 menit setiap hari.

3. Jangan tidur larut malam.

4. Ketika bangun di pagi hari, lengkapi dan ucapkan pernyataan ini ' tujuan saya hari ini adalah .......…'

5. Hidup dengan 3 hal : energi, antusias, dan empati.

6. Bacalah buku lebih banyak dari tahun ke tahun.

7. Ambillah waktu untuk berdoa, berlatih meditasi, yoga, dan tai chi . Hal-hal tersebut memberikan kita energi setiap hari dalam kehidupan kita yang sibuk.

8. Sering luangkan waktu bersama orang-orang yang berusia diatas 70 tahun dan dibawah 6 tahun..

9. Bermimpilah bahkan ketika kamu sudah terbangun. Mimpi diikuti kerja keras dapat menjadi kenyataan.

10. Lebih banyak makan makanan yang tumbuh pada pohon dan tanaman , kurangi makanmakanan yang dihasilkan di pabrik.

11. Minum banyak air putih..

12. Buatlah sedikitnya 3 orang tertawa setiap hari.

13. Bersihkan kekacauan di rumah-mu, mobil-mu, meja-mu dan biarkan energi baru mengalir didalam hidup-mu.

14. Jangan buang energi-mu yang berharga untuk gosip, memikirkan hal-hal dimasa lampau,pemikiran yang negatif atau hal-hal yang tidak bisa kau kendalikan. Sebaliknya, investasikan energi-mu di masa sekarang dengan penuh sikap positif.

15. Menyadari bahwa hidup adalah 'sekolah', dan kamu ada didalam hidup untuk belajar. Masalah adalah bagian sederhana yang muncul dan menghilang dalam kurikulum, seperti pelajaran matematika; tetapi yang kau pelajari akan berguna seumur hidup.

16. Tersenyum dan tertawa lebih banyak. Itu akan mengusir energi 'vampir' dalam dirimu.

17. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan membenci orang lain.

18. Jangan memperlakukan dirimu terlalu serius. Tak seorangpun mau memperlakukan dirinya terlalu serius.

19. Kau tidak harus menang dalam setiap perdebatan, yang ada hanya setuju menjadi tidak setuju dan sebaliknya.

20. Berdamailah dengan masa lalu-mu sehingga hal itu tidak merusak masa sekarang.

21. Jangan bandingkan hidupmu dengan hidup orang lain. Kamupun juga tidak tahu perjalanan hidup mereka seperti apa.

22. Tak seorangpun bertanggung jawab terhadap kebahagiaanmu ,kecuali dirimu sendiri.

23. Apa yang orang lain pikirkan tentangmu bukan-lah urusanmu.

24. Sejelek atau sebaik apapun sebuah keadaan, itu akan berubah.

25. Pekerjaan tidak akan merawatmu ketika kamu sakit. Teman-lah yang bisa merawatmu. Tetaplah menjalin hubungan baik dengan teman-temanmu.

26. Bebaskan dirimu dari segala sesuatu yang tidak berguna, buruk dan menyedihkan.

27. Cemburu dan tamak membuang-buang waktu. Kamu sudah memiliki semua yang kamu butuhkan.

28. Apapun yang kamu rasakan; bangun, berpakaian dan tunjukkan dirimu.

29. Sering menelpon dan bertemu dengan keluargamu. Bahkan hanya menulis email atau sms "Hi, aku memikirkanmu"

30. Setiap malam sebelum pergi tidur, lengkapi dan ucapkan kalimat berikut "Saya bersyukur untuk…… Hari ini saya dapat melakukan ……"

31. Ingatlah bahwa kamu sangat diberkati sehingga tidak pantas untuk dirimu menjadi stress.

32. Nikmatilah perjalanan hidup ini. Ingatlah ini bukan dunia Disney dan tentu saja kamu tidak menginginkan hidup ini cepat berlalu. Perjalanan hidupmu hanya sekali, jadi pergunakanlah dengan baik-baik dan maksimal, nikmatilah perjalanannya.

semoga masalahmu berkurang, semoga berkatmu bertambah

Renungan Sejenak

Jika kamu memancing ikan,
Setelah ikan itu terlekat di mata kail,hendaklah kamu mengambil ikan itu.
Janganlah sesekali kamu melepaskannya kembali ke dalam air begitu saja.
Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan
menderita selagi ia masih hidup.
Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang.
Setelah ia mulai menyayangimu,hendaklah kmu menjaga hatinya.
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja.
Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak akan dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu.


Jika kamu menadah air,biarlah mendapat sedapatnya,jangan terlalu mengharap pada kedalaman lengkungannya dan janganlah menganggap wadah itu begitu kokoh, cukuplah menadah sesuai kebutuhanmu.
Apabila wadah itu sekali retak tentu sukar bagi kamu untuk menambalnya kembali menjadi seperti semula.
Akhirnya kamu akan membuangnya.
Sedangkan jika kamu mencoba memperbaikinya, mungkin kamu masih dapat mempergunakannya lagi.
Begitu juga jika kmu memiliki seseorang,terimalah seadanya.
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan
janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa.
Anggaplah dia manusia biasa.
Bila tidak,apabila sekali dia melakukan kesilapan,tidak mudah bagi kmu untuk menerimanya.
Akhirnya kmu akan kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya,boleh jadi hubunganmu akan terus hingga ke akhir hayat.


Jika kamu telah memiliki sepiring nasi punyamu, pastilah yang terbaik u/ dirimu.
Mengenyangkan dan berkhasiat.
Mengapa kamu lengah,mencoba mencari makanan yang lain?
Terlalu ingin mengejar kelezatan kelak,nasi itu akan basi dan kamu tdk blh memakannya, dan kamu akan menyesal.
Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang kekasih.
Kekasihmu itu pasti membawa kebaikan kpd dirimu.
Menyayangimu dan mengasihimu.
Mengapa kamu berlengah,coba membandingkannya dgn yg lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak,kmu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain,
Dan kamu juga yang akan menyesal!

Senin, 23 Maret 2009

♥♥♥ Katakan Cinta Sebelum Terlambat ♥♥♥ ke 2

I LOVE YOU

Aku mempunyai seorang pacar yang tumbuh besar bersamaku.
Namanya Jin.

Aku selalu menganggapnya sebagai seorang teman, sampai tahun lalu ketika kami bersama-sama camping dalam suatu kegiatan pramuka. Aku menyadari bahwa aku telah jatuh cinta dengannya. Sebelum camp itu berakhir, aku mengambil langkah dan mengakui perasaanku kepadanya. Dan tidak lama kemudian, kami menjadi sepasang kekasih.

Tetapi kita mengasihi satu sama lain dengan cara yang berbeda.

Aku selalu memikirkan dirinya. Hanya dia yang ada dalam pikiranku. Tetapi dalam pikirannya, terdapat begitu banyak perempuan.
Bagiku, dia adalah satu-satunya. Namun bagi dia, mungkin aku hanyalah seorang wanita biasa...

"Jin, kamu mau pergi nonton bioskop?" Aku bertanya.
"Aku ngga bisa."
"Kenapa? Kamu harus belajar ya di rumah?" Aku merasakan sedikit kekecewaan.
"Bukan... Aku mau pergi ketemuan sama teman..."

Dia selalu seperti itu. Baginya, aku hanyalah seorang 'pacar'. Kata 'cinta' hanya keluar dari mulutku. Sejak aku mengenalnya, aku tidak pernah mendengar dia berkata "Aku mencintaimu". Tidak pernah ada perayaan anniversary dalam hubungan kita. Bahkan mungkin dia sudah lupa dengan hari jadi kita.
Sejak hari pertama, dia tidak pernah mengucapkan "Aku cinta padamu". Ini terus berlanjut sampai 100 hari ... ... 200 hari....
Dan setiap kali dia mengantar aku pulang, sebelum kita berpisah, dia hanya memberikan aku sebuah boneka. Setiap hari... tidak pernah sekalipun lupa. Aku tidak tahu mengapa dia melakukan itu...

Kemudian pada satu hari, sebelum kita berpisah...

Aku: "Umm, Jin, aku ..."
Jin: "Apa? Jangan berhenti.. Katakan saja."
Aku: "AKu mencintaimu."
Jin: "... ... ... kamu... ... sudah, bawa saja boneka ini dan pulanglah."

Itulah bagaimana caranya menghiraukan kata-kata "Aku mencintaimu" dari mulutku dan memberikan sebuah boneka. Lalu dia menghilang, sepertinya berusaha lari dariku. Boneka yang aku terima darinya tiap hari, mengisi penuh kamarku.
Ada banyak....

Kemudian datang satu hari, hari ulang tahunku yang ke 15.
Ketika aku bangun di pagi hari, aku memikirkan sebuah pesta dengannya dan menunggu telpon darinya di dalam kamar.
Tetapi.... jam makan siang telah lewat, makan malam telah berlalu dan langit telah menjadi gelap ... Dia masih belum menelepon..
Lalu sekitar jam 2 pagi, dia tiba-tiba menelepon dan membangunkanku dari tidur. Dia mengatakan kepadaku untuk segera keluar dari rumah. Aku tetap merasakan kebahagiaan mendengarkan panggilannya dan segera lari ke luar rumah dengan gembira.

Aku: "Jin..."
Jin: "Ini ... ... ambillah."

Sekali lagi, dia memberikanku sebuah boneka kecil.

Aku: "Apa ini?"
Jin: "Aku belum kasih boneka ini kemarin. Jadi aku kasih sekarang. Aku pulang dulu ya... Bye..."
Aku: "Tunggu, tunggu! Kamu tahu hari ini hari apa?"
Jin: "Hari Ini? Huh?"

Aku merasa begitu sedih, aku pikir dia akan ingat hari ulang tahunku. Tapi ternyata tidak.
Ia berpaling dan berjalan seakan-akan tidak ada apa-apa. Lalu aku berteriak: "Tunggu ..."
Jin: "... ....Ada yang perlu kamu omongin?"
Aku: "Katakan! Katakan kalau kamu mencintaiku..."
Jin: "Apa?!"
Aku: "Katakanlah... ... ..."

Aku merasa begitu sedih, tertekan, dan kecewa. Dia hanya berucap kata-kata dingin lalu pergi.
"Aku ga mau bilang semudah itu kalau aku mencintai seseorang. Tapi kalau kamu benar-benar putus asa untuk mendengarkannya, ..carilah orang lain."
Itulah kata-kata dingin yang diucapkannya sebelum dia lari menjauh. Kakiku terasa kaku, seketika aku jatuh ke tanah.
Dia tidak mau mengatakannya semudah itu... bagaimana dia bisa seperti itu..... mungkin, mungkin dia bukan orang yang tepat buatku...

Sebulan telah berlalu, aku sendiri masih bersama dengannya dan pergi ke sekolah bersama-sama. Tapi apa yang membuat rasa sakitku muncul adalah... aku melihat dia berjalan dengan ... perempuan lain ... Dia sambil tersenyum di wajahnya, senyum yang tidak pernah ia tunjukkan padaku ...

Aku langsung berlari ke rumah dan melihat boneka-boneka di kamarku.. dan air mata menetes.. Mengapa dia memberikan ini semua kepadaku. Mungkin boneka boneka ini berasal dari beberapa teman perempuannya.
Dalam kemarahan yang mendalam, aku melemparkan boneka-boneka itu ke sekitarku.
Kemudian tiba-tiba telepon berdering. Ternyata itu telepon darinya. Dia mengatakan kepadaku untuk datang ke bus stop di luar rumah. Aku mencoba untuk menenangkan diri dan berjalan ke bus stop. Aku tetap mengingatkan diri bahwa aku akan melupakannya... bahwa ini semua akan segera berakhir..
Kemudian ia datang ke hadapanku, memegang sebuah boneka besar.

Jin: "Jo, aku pikir kamu tidak akan datang."
Aku tidak bisa membencinya. Aku mencoba berpura-pura bertingkah seperti biasa dan menganggap tidak ada yang terjadi.
Tapi ternyata, dia memegang sebuah boneka. Sama seperti biasanya.
Aku: "Aku tidak butuh itu lagi."
Jin: "Apa? ... ...Kenapa?"
Lalu aku mengambil boneka dari tangannya dan melemparkan boneka itu ke jalan.
Aku: "Aku tidak butuh boneka ini, aku tidak membutuhkannya lagi!! Aku tidak mau lagi melihat orang seperti dirimu!"
Aku mengatakan semuanya. Semua hal yang ada dalam pikiranku saat itu. Tapi tidak seperti biasanya, ia terlihat sangat terkejut. Matanya bergemetar.
"Maafkan aku.." Dia meminta maaf dalam suara yang kecil.
Kemudian ia berjalan untuk mengambil boneka yang aku lempar itu di jalanan.
Aku: "Bodoh kamu. Mengapa kamu mengambilnya? Buang saja boneka itu!"
Tapi ia tidak mendengarkan kata-kataku. Ia menghiraukanku dan tetap berjalan mengambil boneka itu.

TIN!!..TIN!!..TIN!!~
Dengan suara klakson yang kencang, sebuah truk melaju kencang kearahnya.

"Jin! Awas!! Pergi dari situ!!" Teriakku.. Tapi ia tidak mendengarkanku dan membungkuk untuk mengambil bonekanya.
"Jin!! Minggirlah!!"
TIIIINNN!!!!..
"Braakkk!!!"
Itulah bagaimana dia pergi dariku. Pergi tanpa membuka kedua matanya untuk mengucapkan kata-kata terakhirnya kepadaku.

Setelah hari itu, aku harus melewati hari-hariku dengan perasaan bersalah dan kesedihan akan kehilangan dirinya. Dan setelah melewati dua bulan seperti orang gila, aku mengambil boneka-bonekanya.
Boneka-boneka itu adalah satu-satunya peninggalan darinya untukku semenjak hari pertama kita berpacaran.
Lalu aku teringat hari-hari yang telah kuhabiskan dengannya dan mulai menghitung hari-hari dimana kita masih bersama-sama...
"Satu ... dua ... tiga ..." Itulah bagaimana aku mencoba menghitung semua boneka itu.
"Empat ratus delapan puluh empat ... empat ratus delapan puluh lima ..." Itu semua berakhir dengan 485 boneka.
Aku kemudian mulai menangis lagi, dengan boneka di tanganku. Aku memeluk erat-erat boneka itu, dan tiba-tiba...

"I love you ~, I love you ~" Aku terkejut dan menjatuhkan boneka itu.
"I...lo..ve..you?" Aku lalu mengambil boneka itu dan mencoba menekan perut boneka itu.
"I love you ~ I love you ~" Mustahil! Kemudian aku menekan semua perut boneka-boneka itu..
"I love you ~"
"I love you ~"
"I love you ~"
Kata-kata tersebut datang tanpa henti. I..love..you ...
Mengapa aku tidak menyadarinya. Di dalam hatinya selalu ada aku. Dia selalu berusaha melindungiku. Mengapa aku tidak menyadari bahwa dia mencintaiku seperti ini...
Aku mengambil boneka di bawah tempat tidurku dan menekan perutnya. Ini adalah boneka yang terakhir, boneka yang aku lempar di jalanan itu. Masih ada bercak darahnya di boneka itu.
Suara itu kemudian keluar dari boneka itu. Suara yang tidak pernah aku lupakan..

"Jo... Kamu tau hari ini hari apa? Kita telah saling jatuh cinta selama 486 hari. Kamu tahu, aku tidak bisa mengatakan aku mencintaimu....umm...itu semua karena aku malu untuk mengatakannya.
Kalau kamu mau memaafkanku dan mengambil boneka ini, aku berjanji akan mengatakan 'Aku mencintaimu' setiap hari.. setiap hari sampai aku mati Jo.. Aku mencintaimu..."

Air mata mengalir deras di wajahku.
Mengapa? Mengapa? Aku bertanya Tuhan.. Mengapa aku baru mengetahui ini semua sekarang?

Dia tidak berada di sisiku lagi.
Tetapi aku tahu kalau dia mencintaiku sampai detik terakhirnya..
Untuk itu... dan untuk alasan itu... ... ...menjadi pacuan semangat dalam hidupku..untuk terus berusaha dalam kehidupan yang indah ini.



“Every man is afraid of something. That's how you know he's in love with you; when he is afraid of losing you.”



Semoga postingan ini bermanfaat buat kalian semua..
Mengajari kita untuk mencintai sesama dan mengajari kita untuk berani mengutarakan "aku mencintaimu" selagi ada kesempatan



“Love is just a word until someone comes along and gives it meaning.”

> Katakanlah Cinta itu Sebelum terlambat <

Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit sementara sahabat2 mereka sedang asyik bercanda ria dengan kekasih mereka masing2.

Tina : “Duh, bosen banget. Gw jg mau punya pacar yg bisa berbagi waktu sama gw. “

Peter : “Kayak nya tinggal kita berdua doang deh yang jomblo. Cuma kita berdua aja yg ga punya pasangan.”

(keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)

Tina : “Kayaknya gw ada ide bagus nih. Kita adain permainan yuk? “

Peter : “Eh? Permainan apaan?”

Tina : “Enngg... Gampang sih permainannya, gw jdi pacar lu, dan lu jadi pacar gw, tapi hanya untuk 100 hari aja. Gimana? Mau ga? “

Peter : “ Oke... lagian gw jg ga ada rencana apa-apa buat bbrp bulan ke depan.”

Tina : “ Kok lu ga tlalu niat sih.. Semangat dong! Hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan2 kemana nih? “

Peter : “Gimana kalo kita nonton aja? Kalo gak salah film Seven Pounds lagi maen ya? Katanya bagus tuh”

Tina : “Oke deh.. Yuk kita pergi sekarang. Ntar pulang nonton, kita ke karaoke ya.. ajak adik kamu sama pacar nya, biar seru “

Peter : “Boleh juga. Double date nih.. “

(merekapun pergi menonton, berkaraoke dan Peter mengantar Tina pulang malam hari nya)


Hari ke 2 :
Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe yang remang2 dan alunan musik yg syahdu membawa hati mereka pada situasi yg romantis. Sebelum pulang Peter membelikan sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.

Hari ke 3:
Mereka pergi ke mall untuk mencari kado buat sahabatnya Peter. Setelah berkeliling mall, mereka memutuskan untuk membeli sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat, duduk di food court, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya.

Hari ke 7:
Bermain bowling bersama teman2 Peter. Tangan Tina sakit karena tidak terbiasa bermain bowling. Peter memijit2 tangan Tina dengan lembut.

Hari ke 25:
Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay. Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan seuara gelombang pantai. Sekali lagi, Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.

Hari ke 41:
Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yg timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yg terbaik. Peter terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahun.

Hari ke 67:
Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama, dan mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy untuk Tina, dan Tina membelikan Peter sebuah pulpen.

Hari ke 72:
Pergi ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negri China. Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya mengatakan “Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang.” Kemudian peramal itu meneteskan air mata.

Hari ke 84:
Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan, merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempaskan kaki mereka. matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.

Hari ke 99:
Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.

15.20 pm
Tina : “Aku haus. Istirahat dulu yuk sebentar.”

Peter : “Tunggu di sini, aku yang beli aja minumannya. Kamu mau minum apa? Aku teh botol aja ah.”

Tina : “Aku aja yg beli. Kamu kan capek udah nyetir keliling kota hari ini. Bentar ya”

Peter mengangguk. Kakinya memang pegal sekali karena dmn2 Jakarta selalu macet.

15.30pm
Peter sudah menunggu selama 10 menit dan Tina belum juga kembali. Tiba2 seseorang yg tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.

Peter : “Ada apa, Pak?”

Orang asing : “Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayak nya perempuan itu temanmu”

Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. Disana, di atas aspal yg panas terjemur terik matahari siang, tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya. Peter segera mengambil mobilnya dan melarikan Tina ke rumah sakit terdekat. Peter duduk diluar ruangan ICU selama 8 jam. Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.


23.53pm
Dokter : “Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yg terbaik, dia masih bernafas sekarang, tapi Yang Kuasa akan segera menjemputnya. Kami menemukan surat ini dalam kantongnya.”

Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan Peter segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai. Peter duduk disamping pembaringan Tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat.
Untuk pertama kali dalam hidupnya, ia merasakan torehan luka yg sangat dalam di hatinya. Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.


Dear Peter
Ke 100 hari kita sudah hampir berakhir...
Aku menikmati hari2 yg kulalui bersamamu
Walaupun kadang2 kamu jutek dan tidak bisa ditebak
tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku...
Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yg berharga dalam hidupku.
Aku menyesal tidak pernah berusaha mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya.
Sekarang aku tidak meminta apa2 hanya berharap kita bisa memperpanjang hari2 kebersamaan kita.
Sama seperti yg kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai, aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku.
Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada di sisiku seumur hidupku.
Peter, aku sangat sayang padamu


23.58 pm
Peter : “Tina, apakah kau tau harapan apa yg aku ucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Akupun berdoa adar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya.
Tina, kamu tidak bisa meninggalkanku! Hari yg kita lalui baru berjumlah 99 hari! Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama! Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku kesepian! Tina, aku sayang padamu....!!”

Jam dinding berdentang 12 kali..... Jantung Tina berhenti berdetak.
Hari itu adalah hari ke 100...



Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat.
Kau tidak akan pernah tau apa yg akan terjadi besok.
Kau tidak akan pernah tau siapa yg akan meninggalkanmu dan tidak pernah kembali lagi.

Sabtu, 21 Maret 2009

MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN DENGAN KETULUSAN


(Setulus Matahari)

(Epochtimes.co.id)

. Jika motif ketulusan kita ini adalah berharap mendapat balasan ketulusan dari orang lain, maka tindakan itu sendiri merupakan tindakan yang kurang tulus.


Ketulusan adalah sesuatu yang gemerlapan dan tembus pandang (transparan), dia tidak seharusnya mengandung unsur lain apa pun juga. Ketulusan juga merupakan semacam tindakan yang mulia.

Kebalikan dari ketulusan adalah kemunafikan
Karena suatu ketulusan, kadang bisa membuat keuntungan yang seharusnya kita peroleh berubah menjadi kerugian, walaupun demikian, ketulusan akan membuat lubuk hati kita yang terdalam mendapatkan suatu ketenteraman.

Sebaliknya, kepalsuan (kemunafikan), terkadang bisa membuat kita mendapatkan keuntungan atas kerugian orang lain, walaupun demikian, di dalam lubuk hati kita yang terdalam tidak akan bisa tenteram.

Ketulusan tidak perlu di gembar-gemborkan dengan orang lain
Jika orang lain bisa memahami ketulusan hati yang kita berikan, maka meskipun kita tidak mengatakannya, orang lain itu akan tahu. Jikalau orang lain tidak bisa memahami ketulusan hati kita, dan kita berusaha untuk menerangkan maka acapkali bisa membuat persoalan menjadi semakin runyam.

Kadang kala, kita tertipu oleh orang lain, saat itu kehidupan dengan gamblang akan memberitahukan kepada kita, “Apa dan bagaimana ketidak-tulusan itu.” Namun ia bukan hendak memberitahukan kita, “Harus mencampakkan ketulusan.”

Apa ketulusan itu?
Yang pertama adalah tidak menipu orang lain, yang kedua adalah jangan sampai ditipu oleh orang lain, jika kita bisa memegang kedua prinsip tersebut di atas, maka secara garis besar kita bisa menjadi seorang manusia yang mempunyai jiwa terbuka, berterus terang dan sekaligus penuh martabat.

Menjadi seorang manusia yang berhati tulus, kita akan merasakan sangat santai dalam jiwa dan raga, tak peduli apa pun yang terjadi. Dan seseorang yang munafik atau penuh dengan kepalsuan, dia acapkali akan merasakan kecapaian dalam batin, dipenuhi dengan kedengkian hati, selalu merasa tidak puas atas apa yang dimiliki.

Dengan selalu hidup dengan kesantaian hati, maka kita akan bisa terus-menerus dikelilingi oleh semacam suasana kegembiraan, dan dengan hidup yang kecapaian, kita akan terus-menerus diserang dan diselimuti oleh suasana hati yang kecewa, putus asa.

Ketulusan bagaikan air danau yang anggun berkilau. Tenteram, tidak mengejar nama dan kepentingan, dan indah. Kadang kala dia bisa mendapatkan serangan dari batu dan pasir, tetapi, dia akan mengandalkan kemampuannya untuk memurnikan diri sendiri, dan dengan cepat dia bisa membuat kotoran-kotoran itu mengendap, bisa tetap mempertahankan kecerahan wajahnya.

Seandainya saja, setiap orang di dunia ini masing-masing mau berusaha menjadi air danau yang anggun berkilau, dapat mempunyai sifat hati yang benar-benar tulus, tidak ego dan selalu berpikir demi orang lain, maka bisa kita bayangkan akan betapa indah dunia ini jadinya. (Mingxin.net/lin)

MENCABUT RUMPUT DALAM HATI




(Epochtimes.co.id)

Permintaan sang ayah sangatlah sederhana, akan tetapi telah membuat putra-putrinya mendapat manfaat seumur hidupnya.


Zente memiliki 3 orang anak, yang sulung bernama Gail, anak kedua bernama Gaolfu dan putri yang terkecil Gaini. Setiap hari dia menyuruh ketiga anaknya tersebut pergi ke kebun sayur untuk mencabut rumput.

Walaupun ketiga anak tersebut merasa sangat enggan, tapi semua anak-anak itu tahu tabiat ayahnya, oleh sebab itu setiap hari sepulang dari sekolah, mereka pergi juga ke kebun sayur untuk mencabut rumput sesuai dengan permintaan ayah mereka.

Pada awalnya, mereka saling menggerutu. Lambat laun anak-anak itu bukan hanya bisa mencabut rumput dan tidak lagi menggerutu, tetapi mereka telah belajar bagaimana untuk mengekang diri sendiri.

Sayur mayur yang ada di kebun tumbuh lebih subur karena rumputnya dicabuti. Dan anak-anak juga telah mencintai pekerjaan mencabut rumput.

Hingga pada suatu hari, Gail mengumumkan bahwa dia tidak bisa mencabut rumput di kebun sayur lagi, karena dia harus pergi belajar di universitas negeri. Sebelum pergi, Gail berkata, “Sayang sekali saya harus meninggalkan kebun sayur yang sangat indah ini.” Maka selanjutnya tinggal Gaolfu dan Gaini saja di kebun sayur itu.

Tidak lama setelah itu, giliran Gaolfu mengumumkan bahwa dia tidak bisa mencabut rumput di kebun sayur, karena dia juga akan pergi belajar di universitas kota lain.

Akhirnya tibalah giliran Gaini. Ketika Gaini akan pergi, dia merasa berat untuk meninggalkan kebun sayur tersebut. Dia bertanya pada ayahnya, “Selanjutnya siapa yang akan mencabut rumput di kebun sayur?”

Ayahnya menjawab, “Jangan kuatir, Ayah memiliki obat pembersih rumput.”
Dengan perasaan tidak mengerti, Gaini berkata kepada ayahnya, “Jika memang Ayah memiliki obat pembersih rumput, mengapa Ayah masih menyuruh kami bertiga menghabiskan waktu untuk mencabuti rumput?”

Zente tertawa dengan berlega hati: “Sekarang kalian tiga bersaudara sudah masuk ke universitas, jangan melupakan jasa dari mencabut rumput. Ketika mencabut rumput, kalian telah belajar bagaimana mengekang diri, bagaimana berbesar hati. Harus diketahui, rumput yang tumbuh dalam hati tidak bisa dicabut dengan obat pembersih rumput, rumput-rumput dalam hati itu harus mengandalkan tangan kita sendiri baru bisa dicabut!” (lin)

Jumat, 20 Maret 2009

SIKAP BERKENDARA SEPEDA




(Epochtimes.co.id)

Akhir minggu di London sangat cerah dan nyaman, jalan-jalan dengan mengendarai sepeda melewati satu persatu mobil di jalanan yang sedang macet, sungguh santai dan mengasyikkan, puas, bahkan ada semacam sedikit perasaan yang membuat saya melayang melebihi orang – orang di sekitar.

Tidak ingat lagi perasaan dulu ketika bersepeda di Beijing. Pada saat itu masyarakat yang bersepeda mencapai puluhan juta banyaknya. Tak peduli apakah cuaca cerah ataupun cuaca hujan, sepeda adalah alat transportasi satu – satunya bagi semua orang yang tidak punya pilihan lain. Meskipun saya merasa baik, juga tidak dapat membangkitkan rasa bangga yang saya akui tidak sepantasnya ini.

Namun di London alat transportasi utama selama sekian tahun ini adalah mobil, kereta bawah tanah (subway), atau taksi. Meskipun pengendara sepeda bertambah cukup mencolok beberapa tahun terakhir ini, namun di sepanjang perjalanan menuju kantor paling-paling saya hanya menjumpai puluhan sepeda saja.

Emosi memuncak
Dari rumah ke stasiun radio hanya berjarak 5 mil (8 km), tidak peduli kapan pun, setengah jam bersepeda santai saja sudah sampai. Sementara mobil pasti akan lebih cepat, namun begitu jalanan macet, maka tidak bisa diprediksi lagi. Jika saya naik taksi kadang kala 1,5 jam baru tiba.
Terjebak di tengah kemacetan panjang tidak berkutik, sulit untuk menghindari emosi yang memuncak. Satu setengah tahun pertama sebelum menyingkirkan mobil, saya sadar betul akan hal ini.

Di saat seperti ini jika ada orang yang melihat Anda bersepeda dengan santai, bebas tanpa hambatan, rasa tidak adil di dalam hati pada orang tersebut sangat mudah untuk dipahami. Mobilnya lebih besar dari sepeda Anda, menghabiskan uang lebih banyak daripada Anda, seharusnya ia mendapatkan keuntungan dari semua pengorbanan itu, namun sekarang semua keuntungan itu sirna sudah, maka dia akan cari gara-gara dengan Anda.

Buka jendela dan mengumpat
Hampir setiap hari saya selalu bertemu dengan orang yang membuka jendela mobilnya dan mengumpat, atau membunyikan klaksonnya. Bahkan jika ada kesempatan, ada yang mempercepat laju mobilnya dan menyerempet saya. Namun asalkan dia tidak terlalu jahat, terlalu kasar, terlalu berbahaya, saya masih dapat memperlakukan mereka yang patut dikasihani ini dengan lambaian tangan dan senyum melupakan masalah itu.

Pada akhirnya saya juga kadang kala mengemudikan mobil, sudah sepantasnya saya memahami perasaan orang kala itu. Lagi pula menurut suatu survei yang pernah saya lihat beberapa waktu lalu, sebanyak 66% pengemudi mobil setuju untuk mendukung orang bersepeda, meskipun para pengendara sepeda dapat membuat para pengemudi mobil agak terganggu.

Kekuatan menahan diri saat bersama
Pada saat mengendarai sepeda saya sudah memperhatikan, saat di jalanan ada sesama pengendara sepeda, umumnya pengendara akan mentaati peraturan, saling mengalah. Ketika lampu merah, juga akan menunggu dengan sabar, meskipun dari arah lain yang sedang lampu hijau tidak ada kendaraan, tetap akan berhenti menunggu.

Akan tetapi ketika hanya ada 1 atau 2 pengendara sepeda, maka akan sembarangan, dan bertindak sesuai keadaan. Kekuatan untuk menahan diri pada saat bersama-sama seperti ini sangat unik.

Di antara sesama ada semacam kesepakatan, sehingga merasa berkewajiban untuk berkelakuan tertib. Adalah mudah menerima cercaan dari pengemudi mobil, namun akan lebih sulit menerimanya jika sesama pengendara sepeda yang memandang dingin atau bahkan melontarkan sepatah kata himbauan yang tidak terlalu enak didengar.

Pengendara sepeda di London umumnya mempunyai prinsipnya masing-masing. Sebagian besar di antaranya akan berhenti jika lampu merah, namun ada juga sebagian yang tidak peduli apa pun, tidak peduli di persimpangan ada kendaraan yang lewat atau tidak, tetap saja ia akan menerjang terus.

Saya lebih berpihak pada yang berprinsip menengah. Sepengamatan saya jumlah mereka sekitar 20 – 30% dari keseluruhan pengendara sepeda. Di persimpangan yang ramai mereka akan berhenti, namun jika tidak ada bahaya, maka mereka akan menerobosnya.

Sekarang banyak persimpangan yang secara bersamaan lampu merah di keempat arahnya, agar para pejalan kaki aman saat menyeberang. Namun jika tidak ada pejalan kaki, lalu untuk apa menunggu sia-sia?

Strategi yang saya gunakan untuk situasi seperti ini adalah turun dari sepeda lalu menuntunnya sambil menyeberang, dengan demikian membuat saya lebih merasa tidak bersalah, sekaligus juga dapat menghemat waktu, namun saya jarang melihat orang lain mengikuti tindakan saya.

Pengakuan identitas
Saya meragukan hal ini adalah ulah dari semacam ‘politik identitas’. Begitu identitas kita ditetapkan sebagai seorang pengendara sepeda, dan bukannya pejalan kaki atau pengemudi mobil, maka tidak akan mudah lagi untuk mengubahnya.

Sebagian orang sepertinya telah terlanjur beranggapan bahwa jika mengendarai sepeda, maka aturan dalam mengendarai sepeda itu harus dipertahankan mati-matian. Namun untuk apa?

Kadang mengendarai sepeda, kadang berjalan kaki, kadang kala juga mengemudikan mobil, menggunakan kendaraan bermotor, itulah pola penggunaan alat transportasi masyarakat pada umumnya dalam kehidupan sehari-hari, sementara keunggulan dari sepeda hanyalah ‘praktis untuk naik dan turun’.

Saya menyadari bahwa banyak sekali pengemudi mobil di London pasti lebih senang berbagi pengakuan identitas yang agak rumit ini, karena saya sering sekali menjumpai pengemudi mobil yang dengan sopan, yang mau mengalah agar saya lebih dulu lewat ketika saya bersepeda. Saya pikir jika mereka turun dari tempat duduknya di mobil, di truk atau bahkan di bus besar, mereka kadang kala juga senang mengendarai sepeda.

Menurut penuturan, di London kini terdapat 40% orang yang memiliki sepeda untuk sewaktu-waktu dinaiki, dan menurut perkiraan dinas lalu lintas, kini orang yang keluar rumah bepergian setiap hari menggunakan sepeda telah mencapai 480,000 orang. (Hung Gang/BBC Chinese Network/lie)


SelamaT Datang dan Selamat membaca semoga bermanfaat bagi anda

^^

Nyaman kan anda masuk ke tempat saya